Deli.suara.com - Kampanye "Kebaya Goes to UNESCO" menjadi trending di jagat maya. Niat utama kampanye ini adalah kebanggan warga Indonesia terhadap kebaya untuk masuk sebagai warisan budaya tak benda di organisasi UNESCO.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar turut memberi apresiasi atas kampanye tersebut. Menurutnya, budaya berbusana kebaya adalah cara melestarikan budaya sekaligus upaya mencegah terorisme di Tanah Air.
“Budaya bangsa adalah vaksin yang efektif untuk mencegah berkembangnya virusp intoleransi, radikalisme, dan terorisme,” ujar Boy Rafli, dilansir dari Antara.
Menunutnya, kebaya adalah identitas budaya nasional. Dengan diangkat atau diusung, harapannya kebaya kembali berkembang menjadi ciri khas busana Indonesia.
“Ini untuk membangun dari sisi aspek budaya bangsa. Jika kecintaan pada budaya sendiri terus tumbuh maka ini menjadi cara yang efektif dalam mengeliminasi budaya transnasional,” ujar Boy Rafly.
Belum lama ini, ratusan perempuan bahkan ikut meramaikan parade "Cantik Berkebaya" di kawsan National Mall, pusat kota Washington DC, Amerika Serikat.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC bersama masyarakat dan diaspora Indonesia terhadap upaya pendaftaran kebaya sebagai Warisan Tak Benda (Intagible Heritage) UNESCO.
Diketahui, Gerakan Goes to UNESCO bertujuan untuk mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.
Kebaya diketahui merupakan salah satu busana yang sangat mudah ditemukan di tanah air. Busana ini seringkali digunakan oleh masyarakat untuk berbagai acara resmi, seperti resepsi maupun wisuda.
Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle 'Terluka' atas Perlakuan Raja Charles
Pakaian kebaya saat ini memiliki beragam model dengan penggunaan jenis kain yang beragam. Tak hanya digunakan oleh ibu-ibu, kebaya secara luas juga sering terlihat digunakan oleh anak muda di tanah air. [BIN]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Modifikasi Praktis iCAR V23 dengan Konsep Plug and Play yang Ikonik
-
BRI Tebar Kepedulian Ramadan 1447 Hijriah Lewat Santunan Bagi 8.500 Anak Yatim
-
Transformasi Naya Anindita: Dulu Mengawal Mata Najwa, Kini Merajai Box Office
-
Tak Terima Ditagih Rp768 Juta, Pasutri Pedagang Ayam Ngamuk di Kantor Pajak
-
Main Roblox Dibatasi Menkomdigi, 6 Game Seru Ini Bisa Jadi Alternatif
-
Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup
-
Kenapa Plastik Biodegradable Tak Selalu Cepat Terurai? Ini Temuan Terbarunya
-
Begini Cara Jawab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Lengkap dengan Artinya untuk Idul Fitri
-
Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
-
Daftar Lokasi Posko Mudik BRImo 2026, Fasilitasnya Lengkap!