/
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 18:00 WIB
Seorang wanita menggunakan masker darah haid. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Pernah dengar soal tren kecantikan menggunakan masker darah haid? Di media sosial, tidak sedikit perempuan yang mempopulerkan #periodbloodfacemask atau masker darah haid. 

Mereka percaya jika darah menstruasi penuh nutrisi dan bisa membuat wajah semakin terlihat glowing.

Dermatologis ZAP, dr Dyah Ayu Savitri mengupas fakta penting yang perlu diketahui seputar masker darah haid.

1.    Belum ada studi ilmiah yang membuktikan

“Pada teorinya, darah menstruasi yang berasal dari luruhnya dinding rahim bagian dalam mengandung anti inflamasi dan stemcell. Namun, belum ada satu studi yang menjelaskan keamanan penggunaan darah mens sebagai masker wajah. Apakah benar nutrisi dalam darah mens dapat langsung masuk ke dalam barrier kulit pun belum dapat dibuktikan,” jelas dr Dyah.

2.    Kemungkinan terkontaminasi bakteri dan virus

Secara teori, darah haid bersifat steril ketika berada di dalam tubuh. Namun, dalam prosesnya, darah menstruasi harus melewati vagina yang mungkin terdapat virus human pappiloma atau bakteri patogen. 

Belum lagi jika tanpa sadar, seseorang memiliki STD atau Sexual Transmitted Disease yang berbahaya. Penyakit genital tersebut dapat menginfeksi seluruh wajah.

“Karena proses pengambilan darah yang kurang steril dan kemungkinan terinfeksi dengan bakteri, virus, keringat dan cairan kelamin lainnya, masker darah mens ini sangat tidak disarankan,” ucap dr Dyah.

Baca Juga: Ini Penjelasan Mengenai Investasi Bitcoin yang Perlu Diketahui

3.    Efek penyembuhan jerawat masih dipertanyakan

Beberapa orang merasa bahwa masker darah haid yang mereka gunakan bisa membantu meredakan dan menghilangkan bekas jerawat. Namun, hal itu pada dasarnya belum terbukti secara ilmiah.

“Sekali lagi, belum ada studi yang menjelaskan apakah darah mens dapat mengurangi produksi kelenjar sebum, mengeluarkan sebum yang tersumbat di pori-pori, atau mengurangi infeksi bakteri dan radang pada jerawat,” ungkap dr Dyah.

Sebaliknya, jika terdapat luka atau lecet di jerawat atau wajah, hal tersebut memperbesar potensi infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang mungkin terkandung di dalam darah menstruasi.

4.    ZAP PRP, perawatan darah yang steril dan aman

Perawatan kecantikan menggunakan darah sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, terdapat perawatan PRP (Platelet-rich plasma) yang juga populer dengan vampire facial.

Load More