Deli.suara.com – Presiden Joko Widodo resmi luncurkan Metaverse atau platform dunia digital yang langsung terhubung dengan Ibu Kota Nusantara disingkat IKN. Platform ini bernama Jagat Nusantara yang resmi diluncurkan pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2022.
Platform digital ini memungkinkan penggunanya bisa mengadakan rapat, menonton film, konser virtual hingga melakukan pameran karya digital yang imersif. Tujuan Jagat Nusantara launching adalah sebagai jembatan ekonomi digital dan ekonomi riil.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, secara resmi saya luncurkan Jagat Nusantara,” tegas Presiden Joko Widodo.
Dalam video yang diunggah akun YouTube Sekretariat Presiden, avatar Jokowi nampak mengenakan kemeja putih dan celana hitam bersama dengan para pemuda berjalan memasuki sebuah gerbang menuju satu lokasi.
Lokasi yang dimaksud dalam video itu adalah IKN atau Ibu Kota Nusantara dengan pemandangan Istana Negara yang dikelilingi pepohonan.
“Masa depan kita dimulai dari sini. selamat datang di Ibu Kota Nusantara. Di sini kita dapat berkumpul, berkreasi, bersosialisasi dengan saudara-saudara kita,” kata Jokowi dalam video tersebut.
Selanjutnya, avatar Presiden RI itu mengajak para pemuda masuk ke dalam gedung dengan tujuh lantai yang bertuliskan ‘Mall Nusantara’. Sebelumnya, Founding Chairman Jagat Nusantara, Wishnutama Kusubandio mengatakan bahwa Jagat ini merupakan sebuah platform media sosial masa depan.
“Kami juga sedang mempersiapkan platform ini untuk menjadi the best real estate platform untuk IKN melalui tokonisasi lahan. Bayangkan jika kita dapat memiliki lahan virtual yang juga mewakili kepemilikian lahan yang sesungguhnya nanti di IKN,” ujar Wishunatama.
“Dengan teknologi kita dapat menghadirkan engagement atau kegiatan kota nyata di masa depan ke dalam virtual pada hari ini. Rasanya ini adalah inisiatif yang pertama di dunia,” tukas Wishnutama.
Baca Juga: Sosok Bertopi Merah Ini Ungkap Fakta Mengejutkan Dedi Mulayadi 7 Tahun Lalu
Menurut Presiden Joko Widodo, platform digital Jagat Nusantara ini diharapkan akan menjadi peluang dan kesempatan untuk berbagi ilmu dan bertemu dengan orang-orang hebat yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia.
Aplikasi ini juga bisa memberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk kebanggaan Indonesia ke kancah global. Dirilisnya platform digital ini jelas saja berguna untuk perkembangan Indonesia ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban