Deli.suara.com - Rentang 13 tahun adalah selisih waktu antara Avatar dengan sekuel terbarunya, Avatar: The Way of Water. Trailer-nya sendiri telah dirilis sejak Rabu (2 November).
Dalam trailer terlihat adegan pertempuran bawah air saat Na'vi melarikan diri dari kehancuran Pandora oleh umat manusia dan senjata mereka yang berteknologi canggih.
Melansir The Hollywood, film lanjutan Avatar (2009) akan berdurasi 3 jam 10 menit, akan mulai tayang per Desember 2022.
James Cameron, sang Sutradara, menemukan kembali teknologi 3D untuk memukau para penontonnya dalam Avatar: The Way of Water.
Upaya tersebut bukan tanpa alasan. Yakni, untuk menyamai film-film Hollywood terlaris sepanjang masa, seperti Avengers: Endgame dan Titanic.
Sang sutradara Avatar 2, Cameron berharap filmnya dapat bergabung dengan klub elit tersebut.
Sebelum menonton film ini bulan depan, berikut sinopsis Avatar 2: The Way of Water.
Film Avatar 2: The Way of Water akan kembali mengisahkan kehidupan di Planet Pandora. Selain itu, karakter Sam Worthington, Zoe Saldana, Sully, serta Na'vi akan menjadi fokus film kali ini.
Melansir Avatar Wiki Fandom, film ini mengambil setting 15 tahun setelah kejadian film pertama.
Baca Juga: Cak Imin dan Prabowo Subianto Cocok Pimpin Indonesia, Ahmad Muzani: Punya Potensi
Avatar 2 menceritakan perjalanan keluarga lima anak Jake Sully dan Neytiri yang baru ditemukan. Terlepas dari upaya terbaik mereka untuk menjaga keluarga mereka tetap bersama.
Akan tetapi, ancaman yang akrab muncul kembali dan memaksa Jake, Neytiri, dan anak-anak mereka untuk melarikan diri ke tanah klan Metkayina di lautan Pandora.
Lalu, bagaimana kelanjutan cerita mereka? Avatar 2: The Way of Water rencananya akan tayang 16 Desember mendatang.
Film Avatar pertama karya sutradara James Cameron dirilis pada Desember 2009, tetap berada di peringkat pertama selama bertahun-tahun kemudian. Film itu sekitar 29 menit lebih pendek dari sekuelnya, atau 2 jam 41 menit. [BAB]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan