Deli.suara.com - Bagai disambar geledek, jagat teknologi keuangan khususnya kripto, menjadi geger. Musababnya tak lain adalah berita perihal bursa kripto Binance resmi mengakuisisi saingannya FTX.
Tak pelak, peristiwa heboh ini mendapat perhatian dan komentar dari sejumlah pihak. Salah satunya dari Pemred media online Blockchainmedia.id, Vinsensius Sitepu.
Dalam wawancara eksklusif dengan Deli.suara.com, Vinsensius mengatakan, "Adalah rahasia umum bahwa Binance gemar mengakuisisi perusahaan crypto exhange, khususnya yang dianggap sebagai pesaing kuat."
Menurutnya, upaya bursa milik Chengpeng Zhao itu demi memperpanjang tentakel Binance di industri kripto yang kian panas ini.
"Binance membeli FTX adalah langkah raksasa dari Binance untuk mencapai tujuannya itu. Dan langkah akuisisi ini adalah sangat wajar dari sudut kapitalisme modern," ucap Vinsensius.
"Pun demikian ini bermanfat meredam sementara sentimen negatif para pelaku pasar yang melakukan aksi jual setelah bos binance sampaikan akan menjual semua token FTT milik mereka," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Binance akhirnya sepakat mengakuisisi crypto exchange FTX. Namun Binance memiliki hak untuk membatalkannya kapan saja.
Hal itu itu disampaikan oleh Binance pada Selasa (8 November) setelah kedua belah pihak menandatangani letter of intent agar Binance bisa mengakuisisi pesaingnya itu.
Publik sempat dikejutkan dengan keributan masif antara Bos Binance Changpeng Zhao dengan Bos FTX Sam Bankman-Fried selama beberapa hari di Twitter.
Baca Juga: Banyak yang Ditolak Aplikasi Beijing Jiankangbao, Warga Mengeluh Susah Masuk Beijing
Sebelumnya Zhao ditafsirkan mempermasalahkan kondisi keuangan Alameda, perusahaan lain milik Sam Bankman-Fried yang terafiliasi dengan FTX.
Melansir Blockchainmedia.id, Zhao pun berencana akan menjual semua kepemilikan token FTT mereka. Cointelegraph memperkirakan nilainya mencapai US$2,1 milyar. FTT itu adalah bagian dari dana yang diterima Binance setelah mereka mundur dari kepemilikan saham di FTX pada tahun 2021.
Sam Bankman-Fried pun akhirnya meminta maaf kepada publik, bahwa kurang berkomunikasi dengan baik dengan para investor dan meminta Binance untuk segera turun tangan.
Itu yang berujung pada ambruknya pasar kripto, termasuk melandainya harga Binance Coin (BNB) dan Token FTX (FTT). Bahkan beberapa pengguna FTX mengaku tidak bisa melakukan penarikan FTCC dari akun mereka.
Pasar kripto sendiri kini berada di bawah US$1 triliun, dengan Bitcoin jatuh ke titik nadir di bawah harga support 18 Juni 2022 (US$17.699), yakni US$17.228 pada Selasa. Ketika artikel ini disusun, BTC diperdagangkan di kisaran US$18.200.
Alasan formal Binance untuk mengakuisisi itu adalah untuk melindungi pengguna FTX dan membantu menutupi krisis likuiditas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim