Gelandang andalan Inter Milan, Hakan Calhanoglu tengah menyongsong laga final Liga Champions 2023 melawan Manchester City di Istanbul, Turki pada 11 Juni 2023 mendatang. Kemenangan di laga final Coppa Italia dengan menumbangkan Fiorentina 2-1 menjadi modal besar.
Bagi pria 29 tahun yang oleh fans bola Indonesia dipanggil Kang Kebab itu, final Liga Champions juga jadi misi pribadi, bisa menang di kampung sendiri, Turki. Andai bisa mewujudkannya, tentu bakal menambah deretan trofi, tak hanya bagi Inter tapi bagi Hakan Calhanoglu.
Selama di Inter Milan, Hakan Calhanoglu telah bertranformasi sebagai gelandang metronom. Tak hanya piawai turut menyerang, namun juga membagi hingga menjegal lawan sebelum pertahanan mereka terancam.
Saking bahagianya, Hakan menegaskan dirinya amat betah di tim. Bahkan ia mengaku hanya tinggal menunggu waktu untuk memperpanjang kontrak usai melakukan diskusi dengan manajemen Inter.
Menilik ke belakang, Hakan Calhanoglu membelot ke Inter Milan dengan status bebas transfer dari rival sekota AC Milan di musim 2021.
Bagi Milanisti kepergian Hakan tentu sangat menyesakkan. Selain selama 4 musim di Milan sebagai pemain andalan, kepergiannya ke musuh abadi adalah suatu pengkhianatan.
Apalagi ditambah beberapa kali Hakan kerap melemparkan komentar yang dianggap menyinggung fans AC Milan. Terkini, Hakan Calhanoglu kembali mengungkapkan rasa senangnya bermain di Inter.
“Bukan rahasia lagi, saya sangat senang berada di Inter. Saya senang sejak hari pertama, cinta kepada fans Inter tidak bisa dijelaskan. Kami sudah sepakat (soal pembaharuan kontrak), dan kami sangat dekat. Saya senang bisa melanjutkan mimpi saya di sini,” tutur Calhanoglu kepada Sky Sport Italia menyoal masa depannya di Inter.
Hakan menambahkan, kini perhatiannya tertuju kepada pertandingan final Liga Champions melawan Manchester City setelah Inter sukses mengangkat trofi Coppa Italia dengan mengalahkan Fiorentina.
Gelandang asal Turki itu menilai mengangkat trofi Liga Champions akan terasa spesial, mengingat partai final akan berlangsung di Istanbul.
“Kami senang bisa menjadi juara. Selalu menyenangkan memenangkan trofi, terutama melawan tim yang kuat. Mereka memiliki pemain berkualitas, kami mengalami beberapa kesulitan di babak kedua. Tapi selamat juga untuk Fiorentina,” ujar dia.
“Tentu saja, itu memotivasi kami. Tapi kami selalu bermain bagus di final. City adalah tim yang kuat, mereka adalah favorit, tapi kami akan memberikan segalanya.”
“Saya senang, karena kami akan bermain di negara saya, dan saya ingin mengangkat piala ini di sana. Saya mungkin akan menjadi pemain pertama di yang mengangkat trofi itu di negara saya. Kami ingin menghadapi tim yang kuat seperti City," imbuh Hakan.
Berita Terkait
-
Manchester United Jebloskan Liverpool ke Liga Europa, Ten Hag: Itu Penting!
-
Alasan Inter Milan Bisa Kalahkan Manchester City untuk Juara Liga Champions
-
Sepak Terjang Newcastle United saat Terakhir Main di Liga Champions 21 Tahun Silam
-
Bali United Kantongi Dua Kandidat Pemain Asing Baru, Siapa Mereka?
-
Pede Tatap Final Liga Champions Kontra Manchester City, Steven Zhang: Inter Kini Bermental Juara
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan