/
Selasa, 30 Mei 2023 | 11:12 WIB
Prabowo dan Jokowi Prabowo naik Rantis Maung (Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden) (Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Saur Hutabarat menduga bahwa Jokowi beralih perhatian dari Ganjar Pranowo ke Prabowo Subianto yang maju sebagai bakal calon presiden di Pemilu 2024 nanti.

Sikap politik Presiden Joko Widodo dinilai berpindah ke Prabowo Subianto setelah mengatakan beberapa ciri-ciri pemimpin ideal.

"Kalau kemudian Jokowi seperti bergeser dari seorang yang semula akan dijadikan penerus itu adalah yang berambut putih tetapi kemudian kepada yang pemberani, semua itu adalah tanda-tanda," kata Saur Hutabarat dilansir dari Editorial Malam Metro TV, Selasa (30/5/2023).

Saur menilai bahwa pergeseran sikap politik Jokowi itu terjadi lantaran Ganjar Pranowo yang masih melekat sebagai petugas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Yang beredar di publik adalah ketika Ganjar sebelum diumumkan sebagai calon presidennya PDIP, dia menandatangani kontrak politk. Di dalam kontrak itu yang beredar bahwa penentuan portofolio kabinet jika Ganjar terpilih jadi presiden, harus mendapatkan persetujuan Megawati," kata saur hutabarat.

Kondisi inilah yang dinilai Saur membuat Jokowi Gusar lantaran pernah mengalaminya sebagai presiden.

"Tidak kah wajar ada kegusaran di dalam diri seorang Jokowi 'Apakah ini akan jadi penerus saya?'," saur hutabarat menduga.

Kendati begitu belum ada klarifikasi dari PDIP ataupun Jokowi apakan kontrak politik tersebut pernah terjadi.

"Belum, tetapi benar atau tidak dia menjadi perbincangan," pungkas Saur.

Baca Juga: Harga Tiket Indonesia vs Argentina Mahal, Erick Thohir: Jangan Event Olahraga Besar Kalah Saing dengan Entertainment

Jokowi sendiri memang beberapa kali menyampaikan sikapnya terhadap beberapa bakal calon presiden yang akan maju di Pemilu 2024 nanti.

Pada November 2022 lalu, Jokowi sempat berceletuk bahwa capres yang ideal adalah sosok yang berambut putih dan berwajah keriput lantaran kerap memikirkan nasib rakyat.

"Banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat. Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua, ada, ada itu," kata Jokowi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Sementara itu, di hadapan para relawan dalam Musyawarah Rakyat (Musra) Mei 2023, Jokowi membicarakan sosok pemimpin yang ideal. Menurutnya,  kriteria pemimpin Indonesia pada masa depan harus merupakan sosok yang dekat dengan rakyat dan pemberani.

"Rakyat kita, rakyat Indonesia butuh pemimpin yang tepat, butuh pemimpin yang benar, yang dekat dengan rakyat, yang paham hati rakyat, yang tahu kebutuhan rakyat, yang mau bekerja keras untuk rakyat. Itu yang dibutuhkan, dan pemberani, yang berani, pemberani demi rakyat," kata Presiden Jokowi di Jakarta pada Minggu (14/5/2023).

Terlebih, Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta orang.

Load More