Saur Hutabarat menduga bahwa Jokowi beralih perhatian dari Ganjar Pranowo ke Prabowo Subianto yang maju sebagai bakal calon presiden di Pemilu 2024 nanti.
Sikap politik Presiden Joko Widodo dinilai berpindah ke Prabowo Subianto setelah mengatakan beberapa ciri-ciri pemimpin ideal.
"Kalau kemudian Jokowi seperti bergeser dari seorang yang semula akan dijadikan penerus itu adalah yang berambut putih tetapi kemudian kepada yang pemberani, semua itu adalah tanda-tanda," kata Saur Hutabarat dilansir dari Editorial Malam Metro TV, Selasa (30/5/2023).
Saur menilai bahwa pergeseran sikap politik Jokowi itu terjadi lantaran Ganjar Pranowo yang masih melekat sebagai petugas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
"Yang beredar di publik adalah ketika Ganjar sebelum diumumkan sebagai calon presidennya PDIP, dia menandatangani kontrak politk. Di dalam kontrak itu yang beredar bahwa penentuan portofolio kabinet jika Ganjar terpilih jadi presiden, harus mendapatkan persetujuan Megawati," kata saur hutabarat.
Kondisi inilah yang dinilai Saur membuat Jokowi Gusar lantaran pernah mengalaminya sebagai presiden.
"Tidak kah wajar ada kegusaran di dalam diri seorang Jokowi 'Apakah ini akan jadi penerus saya?'," saur hutabarat menduga.
Kendati begitu belum ada klarifikasi dari PDIP ataupun Jokowi apakan kontrak politik tersebut pernah terjadi.
"Belum, tetapi benar atau tidak dia menjadi perbincangan," pungkas Saur.
Jokowi sendiri memang beberapa kali menyampaikan sikapnya terhadap beberapa bakal calon presiden yang akan maju di Pemilu 2024 nanti.
Pada November 2022 lalu, Jokowi sempat berceletuk bahwa capres yang ideal adalah sosok yang berambut putih dan berwajah keriput lantaran kerap memikirkan nasib rakyat.
"Banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat. Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua, ada, ada itu," kata Jokowi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (26/11/2022).
Sementara itu, di hadapan para relawan dalam Musyawarah Rakyat (Musra) Mei 2023, Jokowi membicarakan sosok pemimpin yang ideal. Menurutnya, kriteria pemimpin Indonesia pada masa depan harus merupakan sosok yang dekat dengan rakyat dan pemberani.
"Rakyat kita, rakyat Indonesia butuh pemimpin yang tepat, butuh pemimpin yang benar, yang dekat dengan rakyat, yang paham hati rakyat, yang tahu kebutuhan rakyat, yang mau bekerja keras untuk rakyat. Itu yang dibutuhkan, dan pemberani, yang berani, pemberani demi rakyat," kata Presiden Jokowi di Jakarta pada Minggu (14/5/2023).
Terlebih, Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta orang.
"Dia (pemimpin Indonesia) harus ngerti, dia harus tahu dan pemimpin itu harus tahu dan paham bagaimana memajukan negara ini dari sisi mana, dan mampu memanfaatkan peluang yg ada, bukan hanya duduk di sana dan rutinitas, bukan hanya duduk di sana dan tanda tangan, bukan itu," jelas Jokowi.
Pernyataan-pernyataan Jokowi tersebutmenimbulkan berbagai spekulasi dari beberapa partai politik yang mengklaim bahwa ciri-ciri tersebut menunjuk ke dua sosok yakni Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.
Berita Terkait
-
Momen Langka, Penonton Bioskop di Bogor Dikejutkan dengan Kedatangan Jokowi dan Iriana
-
Pemprov Riau Siapkan Pilihan Sapi Kurban Presiden Jokowi, Terberat dari Siak
-
Warga Jateng Antusias Sambut Bhikkhu Thudong, Ganjar: Cerminan Keramahan Indonesia
-
Mardiono Sebut PPP Akan Sodorkan Dua Nama Cawapres Ganjar ke PDIP
-
3 Poin Respons Mahfud MD Buntut Ucapan Denny Indrayana Diduga 'Bocorkan' Keputusan MK
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga