/
Rabu, 31 Mei 2023 | 11:45 WIB
Dua pemain Manchester United, Marcus Rashford dan Scott McTominay. ([AFP])

Wayne Rooney, striker legendaris Manchester United, menyatakan bahwa mantan timnya bisa meniru taktik "licik" Jose Mourinho guna mengalahkan Manchester City dalam final Piala FA 2022-2023.

Pertandingan puncak Piala FA antara Manchester City vs Manchester United akan berlangsung di Stadion Wembley, London, pada Sabtu (3/6/2023) malam WIB.

Secara statistik, Manchester City merupakan tim yang diunggulkan. Pasukan Pep Guardiola telah menampilkan performa yang luar biasa di paruh kedua musim ini.

Mereka sudah memastikan gelar juara Liga Inggris 2022-2023 dan kini berusaha untuk meraih dua trofi lainnya. 

Selain Piala FA, mereka juga berhasil mencapai final Liga Champions dan akan menghadapi Inter Milan pada tanggal 11 Juni mendatang.

Meskipun Manchester City tampil kuat musim ini, peluang Manchester United untuk mengalahkan rival sekotanya tidak sepenuhnya tertutup, meskipun dianggap cukup kecil.

Menurut pendapat Wayne Rooney, pelatih Erik ten Hag mungkin bisa mengambil inspirasi dari pendekatan taktik Jose Mourinho ketika pertama kali menangani Chelsea sekitar dua dekade yang lalu.

Mourinho, yang dikenal dengan pendekatan bertahan "parkir bus," sangat pandai dalam memanfaatkan kecepatan para pemain yang dimiliki oleh Chelsea.

Alih-alih bertahan total saat menghadapi tim-tim kuat, termasuk Manchester United yang jadi rival utama mereka di awal 2000-an, Mourinho berani menempatkan tiga penyerang cepat sebagai opsi melakukan counter attack.

Baca Juga: Hadapi Timnas Argentina, Bintang Manchester United Bakal Ketemu Shin Tae Yong

"Apa yang dimiliki City selama perjalanan luar biasa yang mereka lakukan adalah kontrol. Tim [lawan] telah menempatkan 11 orang di belakang, berharap menjaga pertahanan tetap ketat," kata Rooney kepada The Times dikutip dari Daily Mail, Rabu (31/5/2023).

"Tetapi [pendekatan taktik] itu membuat Manchester City tidak perlu khawatir tentang kemungkinan yang dilakukan lawan saat mendapatkan bola. Itu memungkinkan City memainkan permainan yang diinginkan."

Rooney menilai Erik ten Hag harus melakukan perjudian. Manchester United diminta untuk tak hanya bertahan total, tetapi siap menempatkan pemain cepat seperti Marcus Rashford di depan dan membiarkannya tidak melakukan tugas bertahan.

"Saya akan mencoba sesuatu yang mirip dengan taktik yang kadang-kadang digunakan José Mourinho dalam periode perdananya di Chelsea, di mana dia akan membuat orang-orang seperti Joe Cole, Arjen Robben dan Damien Duff mengambil posisi "setengah" di mana mereka tidak bertahan sama sekali," kata Rooney.

"Mereka tidak bertahan saat Chelsea kehilangan bola dan justru melakukan sedikit "kecurangan" dan menunggu di area yang lebih tinggi di mana mereka bisa melakukan serangan balik cepat setelah Chelsea memenangkan bola kembali."

"Saat itu, kami [Manchester United] selalu sulit menghadapi [pendekatan taktik Mourinho di Chelsea]. Saat Anda menyerang, Anda berpikir, "Di mana Robben? Di mana Cole? Siapa yang bertahan? Seperti apa komunikasi untuk memastikan kami berurusan dengan para pemain itu?"

Load More