Para elite utama tiga parpol di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) menggelar pertemuan di salah satu pulau pribadi di kawasan Kepulauan Seribu pekan lalu. Sejumlah agenda penting disebut turut dibahas dalam pertemuan para petinggi itu.
Tiga parpol di Koalisi Perubahan untuk Persatuan adalah Partai NasDem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sudah sejak lama koalisi mendeklarasikan nama Anies Baswedan sebagai capres di Pemilu 2024 mendatang.
Pertemuan para elite 3 parpol di KPP diungkap oleh Ketua DPP Partai NasDem, Taufik Basari atau Tobas. Kata dia, pertemuan elite KPP dilakukan di salah satu pulau Surya Paloh di kawasan Kepulauan Seribu pada Jumat (26/5/2023).
Ia menjelaskan, tujuan pertemuan itu salah satunya untuk memberikan simpati kepada Surya Paloh karena kasus korupsi BTS yang melibatkan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate.
“Sekaligus juga membicarakan langkah-langkah yang akan di lakukan oleh koalisi, dan itu pertemuan yang cukup lengkap karena langsung para petinggi utamanya yang bertemu. Itu cukup menggembirakan,” ujar Taufik di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2023).
Selain itu, kata dia, dalam pertemuan itu juga ada pembahasan terkait bakal cawapres pendamping Anies. Dan secara garis besar, pertemuan itu membahas perkembangan politik di Indonesia.
“Jadi banyak hal yang termasuk juga ya cawapres dan sebagainya juga bagian dari poin-poin yang mungkin menjadi bahan diskusi pada saat itu,” kata anggota Komisi III DPR itu.
Sebagaimana diketahui, dalam pertemuan itu dihadiri elite utama dari NasDem, Demokrat dan PKS.
Elite Partai Demokrat yang hadir yakni Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Teuku Riefky Harsya. Sementara dari PKS ada Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al-jufri, Presiden Ahmad Syaikhu, Wakil Ketua Majelis Syuro Sohibul Iman, Sekjen Aboe Bakar Al-Habsy, dan Ketua DPP Al-Muzammil Yusuf.
Baca Juga: Paling Setia, Ini 3 Zodiak yang Tidak Akan Mengkhianati Teman
Dari NasDem sendiri hadir Surya Paloh, Plt Sekjen Hermawi Taslim, Ketua DPP Ahmad Sahroni, Ketua DPP Taufik Basari, Ketua DPP Sugeng Suparwoto, dan beberapa elite lainnya. Hadir juga narahubung dari Anies, Sudirman Said.
Berita Terkait
-
Tanda Tanya Sosok Cawapres Anies, Siapa Sebenarnya Tokoh Kejutan Itu?
-
Tegas Usung Percepatan Pembangunan Bukan Perubahan, Sandiaga Bakal Tutup Peluang Jadi Cawapres Anies?
-
Bikin PKS Penasaran, Menilik Rekam Jejak Kaesang yang Dicalonkan Jadi Wali Kota Depok
-
Kandidat Cawapres Anies Berlimpah, Tapi Kenapa dari Jatim Semua?
-
Sikap Kubu Anies Soal Jokowi Cawe-cawe Urusan Pilpres, PKS: Presiden Panik
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Tiba-tiba Bersikap Aneh di Air Terjun Sembilan Putri: Remaja Pringsewu Ditemukan Hipotermia
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak
-
5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik