Datuk Hamidin Mohd Amin, Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), mengatakan jika FIFA matchday bukanlah ajang bagi sebuah tim untuk mencari atau mendongkrak popularitas.
Hal itupun menjadi salah satu alasan Malaysia menolak tawaran untuk mengahdapi tim-tim papan atas dunia seperti Brasil dan juga Argentina.
Seperti halnya PSSI, FAM juga mendapatkan kesempatan untuk menghadapi Brasil dan juga Argentina di FIFA matchday bulan ini. Namun mereka menolak.
Malaysia lebih memilih untuk menghadapi Papua Nugini, tim yang menempati peringkat 159 ranking FIFA. Tim berjuluk Harimau Malaya saat ini berada di posisi 138.
Selain Papua Nugini, Malaysia juga dijadwalkan menghadapi Kepulauan Solomon.
"Kami dan Brasil sama-sama anggota Dewan FIFA, tapi waktunya mungkin belum tepat. Kalau mereka bermain untuk popularitas, mungkin mereka bisa mendapatkan tim lain," kata Datuk Hamidin dilansir dari Berita Harian, Jumat (2/6/2023).
"Saya memiliki hubungan yang baik dengan Argentina juga dan mereka mengundang kami. Tetapi Pan-gon tidak mau. Jika Anda ingin memiliki persahabatan, Anda harus punya skuad yang realistis," jelasnya.
Pernyataan Datuk Hamidin, secara tak langsung, menyindir PSSI dan Timnas Indonesia. Pasalnya, skuad Garuda akan menghadapi Argentina di FIFA matchday.
Tim besutan Shin Tae-yong akan menghadapi Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 19 Juni mendatang.
Namun sebelum itu Timnas Indonesia akan menghadapi Palestina di Surabaya pada 14 Juni 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?