Media asing The Stait Times memantik kehebohan politik di Indonesia. Pekan ini, koran berbasis di Singapura itu menerbitkan ulasan terkait keretakan di internal elite PDIP menjelang Pilpres 2024.
Dalam pemberitaannya, The Strait Times menyoroti adanya gesekan antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan kader partai banteng itu.
Media itu menyebut Jokowi merasa kurang dilibatkan dalam pemilihan cawapres pendamping Ganjar. Sebelum itu, Jokowi disebut juga merasa kaget saat PDIP secara resmi mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai capres.
Atas pemberitaan itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menepis. Kata dia, penetapan Ganjar sebagai capres PDIP sudah melalui proses dialog antara Megawati dengan Jokowi. Karenanya, kader partai maupun relawan tak perlu ragu.
"Ibu Megawati Soekarnoputri pun berdialog dengan Bapak Jokowi sebelum menentukan Pak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden. Jadi tidak ada sedikitpun keraguan," kata Hasto di depan ribuan kader saat acara konsolidasi DPD PDIP DKI Jakarta bersama Ganjar Pranowo, di Hall Basket Senayan, Jakarta, Minggu (4/6/2023).
Menurut dia, seluruh kader dan elemen masyarakat telah bergerak dalam 44 hari terakhir pasca penetapan Ganjar sebagai Capres dari PDIP di Pilpres tahun depan.
Ia mengingatkan kembali bahwa setelah 44 hari penetapan Ganjar, tak ada lagi yang meragukan sosok itu untuk jadi penerus Jokowi.
"Beliau (Ganjar) sudah dua periode membuktikan diri sebagai anggota DPR, dan dua periode sebagai gubernur. Apa yang diperjuangkan Pak Ganjar terhadap Wong Cilik itu luar biasa," ucap Hasto.
Baca Juga: 7 Tips Ini Bisa Ajarkan Anak Rajin Menabung, Orangtua Harus Tau!
Berita Terkait
-
Diungkap Anak Buah Sri Mulyani, Jumlah Utang Negara di Rezim Jokowi Bertambah Rp 5.125 Triliun
-
Bantah Isu Keretakan, PDIP Sebut Hubungan Jokowi-Megawati bak Anak-Ibu
-
Hasil Survei Soal Kinerjanya Selalu Bagus, Amien Rais Ingatkan Jokowi: Mereka Dibayar Sesuai Pesanan!
-
Kesetiaan Golkar di KIB Diuji saat PPP dan PAN Merapat ke Ganjar
-
KIB Belum Bubar dan Siap Bertemu PDIP Bahas Pemilu 2024, Golkar: Harus Ada Gayung Bersambut
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim