/
Minggu, 11 Juni 2023 | 11:44 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Elkan Baggott (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Burundi Mutombora Fabien di laga FIFA Match Day di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, (ANTARA FOTO/Galih Pradipta.)

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, memiliki peran penting dalam mempersiapkan mental para pemain menjelang FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina. Setiap hari, Sumardji memberikan suntikan moral kepada para pemain untuk memperkuat mental mereka dalam menghadapi pertandingan tersebut.

Sumardji mengakui pentingnya mental yang kuat dalam performa pemain. Oleh karena itu, ia memberikan perhatian khusus dalam memperkuat mental para pemain timnas senior. Dalam hal ini, Sumardji berusaha menjalin kedekatan yang lebih dekat dengan seluruh anggota timnas, dengan tujuan memastikan bahwa mereka siap menghadapi lawan tanpa rasa minder atau ketakutan.

Menurut Sumardji, penting bagi para pemain untuk memiliki keyakinan dan kepercayaan diri saat menghadapi lawan, tidak peduli seberapa kuat atau terkenal lawan tersebut. Mental yang kuat akan membantu mereka menghadapi tekanan dan tantangan dalam pertandingan dengan lebih baik.

Dengan pendekatan ini, Sumardji berharap dapat membangun mental yang tangguh dalam timnas Indonesia. Suntikan moral dan perhatian khusus dari manajer dapat memberikan dukungan dan motivasi kepada para pemain, sehingga mereka dapat tampil maksimal dalam pertandingan melawan Palestina dan Argentina.

"Jadi kalau kaitannya soal mental, kami harus kuatkan betul karena itu bagian dari evaluasi, jadi mental pemain timnas senior harus ada perlakuan khusus," ucap Sumardji dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, pemberian motivasi untuk menguatkan mental tidak bisa hanya dilakukan sehari atau dua hari saja, terlebih banyak pemain yang belum bergabung.

"Setiap hari wajib diberi motivasi untuk menguatkan mental pemain," tuturnya.

Meskipun begitu, dirinya untuk sementara tidak menyiapkan tim psikolog khusus bagi para pemain untuk menghadapi dua laga FIFA Matchday yang akan berlangsung pada pertengahan Juni itu.

"Sementara untuk FIFA Matchday kali ini tidak menyiapkan tim psikolog khusus karena jumlah pertandingannya tidak banyak," kata Sumardji.

Baca Juga: Barbie Kumalasari Didoakan Berjodoh Usai Temani Doddy Sudrajat Operasi: Sama-Sama Pakar Halu

Namun, lanjutnya, jika ada kejuaraan dengan jumlah pertandingan banyak maka dirinya akan langsung mendiskusikannya dengan pelatih Shin Tae-yong.

"Jika ada kejuaraan khusus yang jumlah pertandingannya banyak maka akan didiskusikan kembali dengan coach Shin Tae-yong terkait penambahan tim psikolog yang bisa mendekat bersama-sama tim," ujar mantan Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Sidoarjo tersebut.

Sementara itu, pemain tengah Timnas Indonesia Marc Klok mengatakan harus menambah persiapan untuk menghadapi negara yang memiliki ranking di atas Indonesia.

"Harus menambah persiapan supaya hasilnya maksimal dan dapat meraih prestasi juga," ucapnya.

Selain itu, pemain Persib Bandung tersebut juga berpesan untuk selalu menjaga kondisi agar tetap fit sebelum hingga menjelang pertandingan.

"Tetap fit dan enjoy karena akan ada kebanggaan bisa membela Timnas Indonesia," kata pesepak bola yang memiliki tinggi 177 centimeter tersebut.

Load More