News / Nasional
Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB
Kelenteng Tian Fu Gong Jadi Wisata Religi Baru yang Unik di Jakarta (Dok. Istimewa)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Kelenteng Tian Fu Gong di kawasan Riverwalk Island PIK 2 pada hari Minggu.
  • Kelenteng tersebut menjadi simbol toleransi serta pusat kegiatan spiritual, interaksi sosial, dan destinasi wisata religi bagi warga Jakarta.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengembangkan akses transportasi umum menuju kawasan religi terpadu untuk mendukung potensi wisata tersebut.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Kelenteng Tian Fu Gong di kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk 2, Minggu. Ia menilai keberadaan kelenteng tersebut bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga simbol toleransi dan potensi destinasi wisata religi di Jakarta.

“Pembangunan kelenteng ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol penting keharmonisan, persatuan, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama dalam kehidupan masyarakat Jakarta,” kata Pramono saat peresmian.

Menurut Pramono, keberagaman menjadi fondasi penting dalam pembangunan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memastikan seluruh warga memiliki ruang ibadah yang aman dan layak.

"Jakarta sebagai kota global yang maju, inklusif, dan berkelanjutan tentu menjadi harapan kita bersama. Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen mendukung kebebasan beragama dengan memastikan setiap warga memiliki ruang yang aman dan layak untuk menjalankan ibadah," jelas Pramono.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan umat dan pengurus Yayasan Sanggar Sinar Suci yang bergotong royong membangun kelenteng tersebut.

Selain menjadi pusat spiritualitas umat Tridharma dan Taoisme, Kelenteng Tian Fu Gong diharapkan berkembang sebagai ruang interaksi sosial dan pelestarian budaya.

"Saya berharap kelenteng ini menjadi pusat interaksi sosial yang menebarkan semangat kemanusiaan tanpa memandang perbedaan, sekaligus destinasi wisata religi dan budaya yang memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang menghargai warisan tradisi," ujarnya.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Dinda Pramesti K)

Pramono juga menyoroti konsep kawasan religi terpadu di Riverwalk Island PIK 2 yang menghadirkan sejumlah rumah ibadah dalam satu area, mulai dari Masjid Al-Ikhlas, rumah ibadah umat Buddha, Kelenteng Tian Fu Gong, hingga rencana pembangunan gereja Katolik.

Menurutnya, keberadaan berbagai rumah ibadah dalam satu kawasan menunjukkan praktik nyata toleransi dan keberagaman di Indonesia.

Baca Juga: Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

"Kalau ada empat tempat ibadah di sini dan semuanya rukun, inilah cermin keberagaman yang harus kita jaga bersama. Meski dikelola swasta, kawasan ini menunjukkan bagaimana toleransi dan kebersamaan benar-benar diwujudkan. Dan inilah Indonesia," ucap Pramono.

Ia menilai kawasan PIK 2 memiliki potensi besar sebagai tujuan wisata religi dan budaya baru di Jakarta, terutama jika didukung konektivitas transportasi yang memadai.

Pramono bahkan mengungkapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempertimbangkan pengembangan akses transportasi menuju kawasan tersebut, termasuk kemungkinan pembangunan jalur LRT.

"Saya melihat potensi kawasan ini sangat besar. Dengan konektivitas transportasi yang semakin baik, saya yakin kawasan ini akan menjadi magnet baru wisata religi dan budaya di Jakarta," kata Pramono.

Load More