Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS Suswono menekankan jangan alergi terhadap slogan perubahan yang diusung koalisi perubahan bahwa bakal calon presiden Anies Baswedan akan menghapus sepenuhnya rencana pemerintahan Presiden Jokowi saat ini.
"Jadi tidak perlu takut tentang perubahan, karena masih banyak yang alergi seolah-olah apa yang sudah dipersiapkan dan dilaksanakan oleh presiden saat ini akan dihapus sepenuhnya oleh Pak Anies, tidak," kata Suswono saat memberi sambutan dalam halal bihalal kader DPD Kota Bogor di GOR Pajajaran, Minggu. (11/6/2023).
Di hadapan Anies Baswedan yang hadir menemui ribuan kader PKS yang telah menunggu kedatangan bakal calon presidennya sejak pagi hari, Suswono mengajak memenangkan pemilihan umum (pemilu) dengan tiga hal.
Suswono yang dipersilakan Anies Baswedan memberikan sambutan lebih dulu darinya dengan kembali turun panggung untuk Ketua MPP PKS itu pun mengajak para kader memenangkan partai pada pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 dengan tiga syarat yakni beriman kepada Allah, "hijrah" berubah dan "jihad" atau berjuang untuk kemenangan bermartabat dan berkah.
"Dari tadi kita bicara kemenangan, tadi sudah diingatkan oleh ketua DPW, Pak Haru, bahwa setelah Ramadhan ini kita meraih kemenangan, tentu saja kemenangan yang seperti apa yang perlu kita tekankan," katanya.
Suswono mengemukakan syarat kemenangan pertama ialah beriman kepada Allah, supaya Allah juga berkenan memenangkan PKS dan Anies Baswedan.
"Sebagaimana coba renungkan, di Surat At-Taubah ayat 20, di sana dikatakan "mereka itu menang". Apa syarat menang itu? pertama adalah "amanu", iman kepada Allah itu syarat utama. Tadi sudah diingatkan oleh dr Haru ketua DPW, bahwa kemenangan itu hakikatnya dari Allah. Oleh karena itu pantaskan lah diri kita untuk didukung oleh Allah," katanya.
Selanjutnya, kata dia, yang kedua adalah hijrah atau perubahan, sesuai koalisi perubahan untuk persatuan yang dipandangnya sudah tepat.
Menurutnya, Anies Baswedan yang diusung untuk menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 tidak perlu dikhawatirkan sama sekali tidak akan melanjutkan program Presiden Jokowi.
Baca Juga: 8 Klub yang Pernah Raih Treble Winners, Terkini Manchester City
Hal-hal yang baik pasti dilanjutkan atau mungkin ditingkatkan, karena tahun ini harus lebih baik dari tahun yang lalu dan tahun berikut harus lebih baik dari tahun ini, seperti kata hadits Rasullah SAW Muhammad. Sebab, kalau sama saja dengan tahun lalu merugi, apalagi tidak lebih baik, berarti celaka.
"Jadi oleh karena itu, siap berubah? Siap melakukan perubahan? Maka kuncinya satu, jadikan Pak Anies Presiden Republik Indonesia. Siap memenangkan? (siap) Alhamdulillah," katanya.
Ketua MPP PKS itu menyampaikan, yang ketiga adalah jihad atau berjuang. Para kader jangan hanya mau menangkan Anies Baswedan sebagai presiden dan memenangkan PKS unggul dalam legislatif, tapi tidak kerja.
"Siap kerja? Berjihad artinya sungguh-sungguh. Itulah bagian dari ikhtiar kita. Menangkan Pak Anies, Insya Allah Indonesia akan berubah," ujarnya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Mantap Maju Pilwakot Depok, Kaesang Optimis Bisa Tumbangkan PKS?
-
Survei: Pemilih Non-Muslim Anies Baswedan Cuma 0,9 Persen, Ganjar 15,1 persen
-
Survei LSN: Nyaris 100 Persen Pemilih Beragama Islam Dukung Anies Baswedan
-
Ganjar Pranowo Cerita Peran Jokowi yang Mendukungnya Jadi Capres 2024
-
Pasukan Besar-besaran, Daftar Jenderal TNI Polri Ini Dukung Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup
-
Diskon Spesial! Makan Siang Hemat di Hachi Garden Khusus Pengguna BRImo