- Pemerintah Indonesia dan DPR sedang memfinalisasi revisi UU Kewarganegaraan untuk memberikan status dwi kewarganegaraan terbatas bagi atlet diaspora.
- Kebijakan ini bertujuan mempermudah proses naturalisasi atlet agar mereka dapat membela Timnas sekaligus tetap berkarier di luar negeri.
- Aturan strategis yang ditargetkan rampung tahun ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui pendekatan diplomasi olahraga yang modern.
Suara.com - Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah besar terkait status kewarganegaraan atlet diaspora.
Melalui revisi aturan, peluang dwi kewarganegaraan mulai dibuka secara terbatas.
Kebijakan ini diharapkan memberi dampak positif bagi Timnas Indonesia.
Rancangan Undang-Undang Kewarganegaraan kini sedang dibahas bersama DPR.
Menteri Hukum Indonesia, Supratman Andi Agtas menyebut prosesnya sudah masuk tahap finalisasi.
Ia optimistis regulasi ini bisa segera disahkan dalam waktu dekat.
“Pemerintah sedang merampungkan pembahasan agar segera tuntas tahun ini,” ujar Supratman kepada awak media.
Aturan ini hadir sebagai solusi atas berbagai polemik yang sempat terjadi.
Salah satunya kasus administratif yang melibatkan pemain diaspora di luar negeri.
Baca Juga: AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
Dengan aturan baru, proses naturalisasi diharapkan jadi lebih jelas dan mudah.
Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk semua orang secara umum.
Dwi kewarganegaraan hanya diberikan kepada individu dengan nilai strategis.
Atlet menjadi salah satu kelompok utama yang akan mendapat prioritas.
Tujuannya agar talenta muda tidak kehilangan kesempatan membela Indonesia.
Selain itu, mereka juga tetap bisa mengembangkan karier di luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi