/
Rabu, 14 Juni 2023 | 13:49 WIB
Presiden Joko Widodo alias Jokowi ((Instagram/@jokowi))

Presiden Joko Widodo menyayangkan banyaknya warga Indonesia yang berobat ke luar negeri, salah satunya ibu-ibu yang memilih melakukan operasi plastik di negara lain.

Jokowi menyebut masyarakat yang berobat ke luar negeri itu berdampak pada menghilangnya devisa negara hingga Rp 170 triliun.

Menurut presiden, masyarakat memilih berobat ke luar negeri termasuk untuk operasi plastik lantaran menganggap peralatan di Indonesia kurang canggih.

"Luar negeri karena di sini dianggap mungkin peralatannya kurang baik. Ortopedi, tulang sendi otot, gigi, urusan gigi saja ke luar negeri. Dan ini ibu-ibu yang paling banyak kecantikan dan bedah estetika, berarti ini operasi plastik banyak yang ke luar negeri," kata Jokowi di hadapan wartawan saat membuka Tzu Chi Hospital di Pantai Indah Kapuk, Rabu (14/6/2023.

Presiden memaparkan bahwa nyaris satu juta WNI pergi ke luar negeri untuk berobat menghabiskan devisa 11,5 miliar dolar AS.

"Rp 170 triliun hilang gara-gara berobat ke luar negeri. Sekarang setop, pergi saja ke Tzu Chi Hospital," lanjut Jokowi dikutip Antara.

Ia yakin bahwa kualitas dokter di Indonesia tidak kalah dibandingkan Singapura, Malaysia, Thailand, dan Jepang yang merupakan negara tujuan warga untuk berobat.

"Semoga ini bisa bersaing dan masyarakat kita berobat di dalam negeri dan kita tidak kehilangan Rp 170 triliun per tahun karena urusan sakit saja," ujar Jokowi.

Baca Juga: Fasih Ucap 'Alhamdulillah', Jack Grealish Ternyata Gemar Mabuk-mabukan

Load More