Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto disebut-sebut sebagai dua calon yang sering di-endorse Presiden Joko Widodo. Namun, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga mengingatkan agar dua politisi itu tidak rebutan.
Endorse Jokowi dinilai jadi salah satu faktor penting pendongkrak elektabilitas.
"Dua poros itu terkesan yakin, endorse dari Jokowi akan meningkatkan elektabilitas capres yang diusung secara signifikan," kata Jammiluddin.
Jamiluddin menilai PDIP dan koalisi KKIR memiliki keyakinan bahwa kinerja Jokowi masih kuat di mata masyarakat.
"Ketika masyarkat masih menyenangi Jokowi, tentunya ia layak menjadi endorse. Sebagian masyarakat akan mengikuti arahan Jokowi termasuk dalam memilih capres," jelas Jamiluddin.
Apalagi pendukung Jokowi juga masih terbilang militan berupa relawan-relawan yang masih setia.
"Hal itu didukung pula oleh masih banyaknya relawan yang masih setia kepada Jokowi. Para relawan ini diharapkan akan mengarahkan suaranya sesuai sosok capres yang di-endorse Jokowi," lanjut Jamiluddin.
Kendati memegang kunci di-endorse Jokowi, namun Ganjar dan Prabowo disarankan Jamiluddin jangan terlalu santai. Pasalnya, hasil survei Litbang Kompas menunjukkan hasil bahwa endorse Jokowi tidak terlalu berpengaruh secara signifikan.
"Temuan Litbang Kompas itu setidaknya mengindikasikan endorse Jokowi kepada capres tertentu tidak akan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan elektabilitasnya. Kalau pun terjadi kenaikan, hal itu tidak akan menjadi penentu kemenangan capres tersebut," terangnya,
Baca Juga: Otorita IKN Undang Finlandia dalam Proyek Nusantara, Sebut Visi Jadi Kota Paling Bahagia
"Jadi poros PDIP dan KKIR seyogyanya tidak perlu terlalu yakin endorse Jokowi akan membawa kemenangan," pungkas Jamiluddin.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
4 Konser Musik yang Dihadiri Presiden Jokowi, Bakal Hadiri Konser Coldplay
-
Presiden dan Prabowo Terlihat Akrab, Puan Tak Mau Kalah: Saya Merasa Dekat Sama Pak Jokowi
-
Kaesang Pangarep Ngaku Om-Om ke Erina Gudono, Penampakan Foto Profil WA Bikin Salfok: Udah Nikah Kok Gitu?
-
Tekad Jokowi Bawa Indonesia jadi Negara Maju Lewat Hilirisasi Industri
-
Jokowi Targetkan Proyek Smelter Amman Mineral di NTB Kelar 2024
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia
-
Ayu Ting Ting Akui Dekat dengan Kader Partai Nasdem, Keluarga Beri Lampu Hijau
-
Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi
-
Sung Si Kyung Bantah Rumor Pacaran dengan Aktris Jepang Ayaka Miyoshi
-
Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC
-
Mariano Peralta Dirumorkan ke Persija Jakarta, Pemilik Borneo FC Buka Suara
-
The Nighttime Ritual: 5 Langkah Perawatan untuk Kulit Sehat nan Nutritif
-
Bukan Allegri, Pelatih Ini Jadi Kandidat Terdepan Pengganti Antonio Conte di Napoli
-
Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri
-
Mun Ka Young Berpeluang Bintangi Film Baru Garapan Sutradara Soulmate