Suara.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengundang Finlandia untuk ikut serta dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.
"Kami akan membangun Nusantara sebagai sebuah kota yang berfokus pada kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakatnya, dan kami menyambut kerja sama dengan Finlandia yang dikenal sebagai negara paling bahagia di dunia," ujar Kepala OIKN, Bambang Susantono, pada Rabu (21/6/2023).
Bambang merespon positif kolaborasi dalam membangun Nusantara sebagai smart sustainable forest city, yang merupakan paradigma baru dalam pembangunan.
Sementara itu, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Ali Berawi, mengatakan bahwa visi Nusantara adalah menjadi kota cerdas yang berkelanjutan, yang sejalan dengan tujuan pembangunan Nusantara yang tinggi tingkat kebahagiaan masyarakatnya.
"Visi Ibu Kota Nusantara adalah menjadi kota paling bahagia dengan memanfaatkan kemajuan teknologi," ujar Ali.
OIKN bersama Business Finland menyelenggarakan forum bisnis virtual terkait pengembangan Nusantara (IKN) sebagai kota cerdas. Forum ini dihadiri oleh perusahaan, pemerintah kota, dan perwakilan kementerian dari Finlandia secara daring.
Petri Peltonen, Under-secretary of state, Ministry of Economic Affairs and Employment Finlandia, menyatakan komitmennya untuk bekerja sama antara Finlandia dengan Nusantara.
"Kami ingin menghubungkan perusahaan-perusahaan Finlandia dengan peluang partisipasi dalam proyek pembangunan ibu kota negara baru yang bertaraf dunia," ujar Petri Peltonen.
Forum tersebut juga melibatkan pembahasan antar pemerintah (G2G), antara OIKN, Kementerian Luar Negeri Finlandia, Kementerian Urusan Ekonomi dan Ketenagakerjaan Finlandia, Duta Besar RI untuk Finlandia, dan Duta Besar Finlandia untuk RI.
Baca Juga: Dengan Kekuatan "bule" IKN Nusantara Tidak Akan Menyerupai Kualitas SD Inpres
Forum tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kota Tampere, Kota Espoo, Smart City Innovation Clusters, serta perwakilan dari perusahaan-perusahaan seperti Nokia, Wärtsilä, Kone, Helvar, dan Sitowise.
Nusantara merupakan Ibu Kota Negara Indonesia di masa depan yang ditetapkan dan diatur oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022. IKN berlokasi di pesisir timur Pulau Kalimantan. Luas wilayah Nusantara hampir empat kali luas Jakarta, yaitu sekitar 256.142 hektar dengan wilayah laut seluas 68.189 hektar.
Nusantara akan mengubah orientasi pembangunan menjadi lebih berfokus pada Indonesia dan berperan dalam mempercepat transformasi ekonomi negara.
Berita Terkait
-
Kritik Mimpi Jokowi, Rizal Ramli: IKN Proyek Gagal, Ujungnya Nanti Macam Kereta Cepat
-
Awang Faroek Ishak Klaim IKN Bagian dari 7 Mimpi Kaltim yang Tertuang Dalam Monumen Kapsul Waktu
-
Takut IKN Tak Dilanjutkan Jika Dirinya Jadi Presiden, Begini Jawaban Anies Baswedan
-
Harusnya Jadi Mahakarya Indonesia, Jokowi Banjir Kecaman Gegara Mau Libatkan Asing Guna Bangun IKN Nusantara
-
Dengan Kekuatan "bule" IKN Nusantara Tidak Akan Menyerupai Kualitas SD Inpres
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI