Kabar mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Manik Marganamahendra yang dulu lantang mengkritik pemerintah kemudian menjadi calon legislatif (caleg) viral di media sosial (medsos).
Hal itu kemudian memunculkan prokontra di kalangan netizen. Apalagi banyak yang menanggapinya dengan miring karena sudah berubah pemikirannya dibandingkan ketika menjadi aktivis mahasiswa.
"Sebenarnya bukan berubah yah bang, maksudnya lebih ke arah oh gue paham konteks gue paham sistem bukan berarti akhirnya gue lupa. Dulu kan konteksnya adalah kritik ke DPR nya sebagai individu yang ada di dalam institusi," ungkap Manik di kanal Youtube Total Politik pada Jumat (23/6/2023).
Sebelumnya diketahui, Manik juga pernah bergabung di salah satu organisasi NGO atau LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).
"Masuk ke NGO gue lebih belajar banyak tentang isunya, gue lebih belajar tentang gimana mekanisme untuk buat kebijakan dari luar ke dalam gitu," imbuhnya.
Justru, kata dia, ketika dirinya masuk ke ranah politik menyatakan bakal membawa yang dulu disuarakan selama menjabat menjadi Ketua BEM UI saat itu.
"Gue rasa ketika gue bertarung nih di dalam dunia politik sekarang justru itu ngebawa apa yang gue pernah kritik sebelumnya gitu kan" kata Manik.
Menurutnya, pilihannya saat ini untuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat adalah sebuah konsistensi.
"Bukannya justru berubah tapi justru konsisten menurut gua gitu sih," lanjutnya.
Manik juga menambahkan bahwa dirinya tak perlu menarik kritikannya kepada DPR dan ungkapan soal 'Dewan Penghianat Rakyat' pada masa itu. Menurutnya hal itu terjadi pada konteks waktu saat itu.
"Menurut gue ngga perlu ditarik sih, itu adalah bentuk kritik yang terjadi konteksnya pada saat itu. Orang-orang pada saat itu juga hadir di situ," ucap Manik.
Manik Marganamahendra sendiri saat ini mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2024 dengan partai pengusung Perindo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan