Ketua Umum PSSI, Erick Thohir hingga pelatih Indra Sjafri mengisyaratkan tidak menolak kebijakan naturalisasi pemain. Penggunaan pesepak bola diaspora dan keturunan pun dimungkinkan untuk Timnas Indonesia U-17.
Sikap dua sosok itu mungkin saja tidak disenangi oleh sebagian pihak yang diketahui menolak kebijakan naturalisasi, termasuk barisan "local pride" yang mengelu-elukan pemain lokal.
Kebijakan naturalisasi atau menggunakan jasa pemain impor termasuk keturunan sempat dikritik keras oleh beberapa pegiat sepak bola Tanah Air.
Polemik sempat terjadi ketika Timnas Indonesia U-17 menjadi juara Piala AFF U-16 2022. Saat itu, ada staf pelatih skuad Merah Putih yang teriak "local pride".
Meski tak secara langsung, pernyataan staf pelatih yang diketahui adalah eks kiper Timnas Indonesia Markus Horison itu jadi perdebatan.
Banyak pecinta sepak bola di media sosial yang menganggap teriakan "local pride" sebagai sindiran terhadap kebijakan naturalisasi khususnya di timnas senior.
Sebagai informasi, sejak ditangani Shin Tae-yong, PSSI cukup sering menjalankan kebijakan naturalisasi guna memperkuat Timnas Indonesia secara lebih cepat atau instan.
Langkah itu berlanjut saat tampuk pimpinan PSSI berpindah dari Mochamad Iriawan ke Erick Thohir sejak Februari lalu.
Bahkan, pelatih Indra Sjafri yang dulu menenang kebijakan naturalisasi mulai luluh dan berbalik mendukung. Dia menyebut penggunaan pemain keturunan tidak dapat lagi dibendung karena dunia telah menjadi global.
Baca Juga: PSSI Dapat Lampu Hijau Andai Tertarik Panggil Striker Sao Paulo ke Timnas Indonesia
"Dunia ini sudah menglobal, tidak bisa kalau harus dibatasi-batasi," kata Indra Sjafri dalam program QnA yang ditayangkan di YouTube Metro TV.
PSSI kini tengah diburu waktu untuk mempersiapkan Timnas Indonesia U-17 setelah Indonesia resmi ditunjuk FIFA menggantikan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Erick Thohir menyampaikan, persiapan Piala Dunia U-17 dimulai dengan melakukan seleksi di sembilan kota. Setelah pemain terbaik terkumpul, tim akan menggelar TC di luar negeri.
"Apakah seperti kemarin di Doha (Qatar) atau Eropa tergantung kesepakatan dengan coach Bima Sakti yang nanti malam dibicarakan. Yang pasti mereka (Timnas U-17) akan segera dikumpulkan dan TC," kata Erick Thohir dikutip dari Antara, Senin (26/6/2023).
Erick mengatakan, tak menutup kemungkinan pemain keturunan untuk dipanggil ke Timnas Indonesia U-17. Namun, semua itu bergantung pada Bima Sakti selaku pelatih.
Piala Dunia U-17 2023 diketahui akan berlangsung pada 10 November - 2 Desember 2023. Indonesia akan bersaing dengan 23 tim lain dalam perebutan trofi bergengsi di usia muda tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring