Selasa (27/6/2023), hari peluncuran jersey Manchester United untuk Premier League musim 2023/24 diwarnai aksi protes fans klub berjuluk Setan Merah itu.
Fans Manchester United menyerukan tuntutan yang sama yakni meminta keluarga Glazer hengkang dari Old Trafford dan segera merampungkan proses akuisisi kepemilikan baru klub.
Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani and Sir Jim Ratcliffe menjadi dua kubu yang disebut-sebut tengah bertarung untuk membeli Manchester United.
Namun, hingga kini proses akuisisi tak kunjung selesai dan situasi itu dianggap berpengaruh pada geliat transfer Setan Merah musim panas ini.
Sejauh ini, Manchester United belum meerampungkan satupun proses transfer pemain baru meski terus dikaitkan dengan beberapa pilar top seperti Mason Mount (Chelsea) dan Andre Onana (Inter Milan).
Situasi itu sepertinya membuat fans Manchester United muak. Di media sosial, khususnya Twitter, bermunculan kampanye untuk membeli jersey bajakan alih-alih original dari klub.
Fans menyerukan agar para suporter Manchester United menahan diri untuk membeli produk yang dijual oleh klub agar keluarga Glazer tidak menerima pendapatan.
"Jangan beli dari klub. Ada cara alternatif yang lebih murah untuk mendapatkan jersey yang sama tanpa harus memberikan timbal balik ke sponsor," tulis akun @TheUnitedWay26 di Twitter.
Hal yang sama juga dilakukan akun @GlazerOutShirts di mana mereka menjual jersey bajakan Manchester United dengan harga yang diklaim miring yakni sekitar 32 poundsterling.
"Berhenti membayar harga bodoh dan memberi pendanaan untuk Glazers," tulis akun tersebut.
Terlepas dari kampanye membeli jersey palsu, desain kostum kandang baru Manchester United merupakan penghormatan klub kepada Manchester dan Salford, dengan desain yang menampilkan Lancashire Rose dan jembatan ikonik era revolusi industri di atas Sungai Irwell.
Baju merah tradisional, celana pendek putih, dan kaus kaki hitam akan dikenakan untuk pertama kalinya saat pasukan Erik ten Hag melawan Leeds dalam pertandingan persahabatan pramusim, seperti dilansir dari Manchester Evening News, Kamis (29/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Buka Kaca Mobil di Istana, PM Thailand Balas Sambutan Pelajar dengan Gestur Jari Cinta
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir