Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengantongi CV pelatih asal Jepang. Hal itu diakuinya lewat media sosial Instagram pada Kamis (29/6/2023).
Apakah CV pelatih asal Jepang yang dikantongi Erick Thohir kandidat pengganti Shin Tae-yong? Jawabnya tidak, karena CV pelatih yang dikantongi orang nomor satu PSSI itu adalah kandidat pelatih baru Timnas Wanita Indonesia.
PSSI mengantongi rekam jejak pelatih asal Jepang setelah Erick Thohir melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Sepak Jepang (JFA) Tashima Khohzo.
Sebelumnya, PSSI memang berencana menggunakan pelatih impor untuk menukangi Timnas Wanita Indonesia. Salah satu kandidat berasal dari Jepang menyusul kerja sama PSSI dengan JFA.
Meski mulai disebut-sebut, PSSI belum mengumumkan siapa sosok pelatih Jepang yang akan menangani Timnas Wanita Indonesia.
"Saya kembali bertemu Presiden (JFA) Tashima Kohzo, untuk menyampaikan terima kasih," tulis Erick Thohir dilansir dari Instagram pribadinya, @erickthohir, Kamis (29/6/2023).
"Pada kesempatan ini, saya juga mendapat beberapa CV calon pelatih Timnas Putri Indonesia dari Jepang," lanjutnya menambahkan.
Keputusan PSSI bergerak cepat mencari pelatih untuk tim nasional wanita menjadi angin segar mengingat beberapa waktu belakangan, Garuda Pertiwi seperti dianak tirikan.
Kompetisi sepak bola wanita di Tanah Air belakangan tidak digelar secara rutin. Hingga kini pun belum ada kejelasan terkait kapan Liga Putri bisa kembali digelar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong
-
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan
-
Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital Tepercaya
-
Terima Audiensi Masyarakat Pati yang Tolak Demo, DPR: Tak Harus Selalu Turun ke Jalan
-
Meski Tidak Ditandatangani Direktur Penyidikan, Surat Penahanan Febrie Adriansyah Tetap Sah
-
Tim Hukum Febrie Adriansyah Sebut Sangkaan Kejagung 'Imajinatif', Dasar Hukumnya Dipertanyakan
-
Naskah Kuno hingga Keris Pusaka Ludes di Desa Adat Sade, Pemerintah Siapkan Rencana Pemulihan Total