/
Selasa, 04 Juli 2023 | 18:19 WIB
Jakarta International Stadium. (Antara)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyoroti jalur untuk masuk Jakarta International Stadium (JIS) yang masih minim. Akses penonton di stadion warisan Anies Baswedan itu baru dibuka satu, yakni di ramp timur.

Fakta itu diketahui usai inspeksi yang dilakukan Menteri PUPR bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Jasamarga, dan PT KAI ke JIS pada Selasa (4/7/2023).

Basuki menyatakan bahwa PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola sudah pernah melakukan simulasi terhadap 82 ribu penonton. Hasilnya, stadion bisa dikosongkan dalam waktu 15 menit.

"Jadi 15 menit, sesuai dengan kalau GBK (Gelora Bung Karno) standar FIFA dulu, itu harus kosong dengan selamat. Simulasinya menurut beliau sudah oke, nanti kita akan lihat simulasinya lagi," ujar Basuki di lokasi.

Kendati demikian, akses yang hanya satu pintu itu dinilai belum memadai dan membahayakan. Oleh karena itu, ia berencana menambah lima jalur keluar-masuk.

"Menurut saya, ini bahaya ya. Securitynya, apalagi di lingkungan penduduk. Jadi akan ditambah lima akses lagi," jelasnya.

Lalu, ada juga rencana penambahan akses jalan di sekitaran JIS berupa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) agar nantinya mempermudah pengunjung keluar dan masuk area JIS.

"Karena kemarin pengalaman Jakmania, banyak yang parkir di Ancol dan kalau mau ke sini harus mutar. Jadi akan kita bangunkan jembatan supaya lebih cepat," jelasnya.

Basuki juga menyebut adanya percepatan pembuatan stasiun sementara agar Kereta Rel Listrik (KRL) bisa langsung berhenti dekat JIS.

Baca Juga: 3 Hal Harus Dibenahi JIS untuk Gelar FIFA U-17, Penghapusan Karya Anies Baswedan?

Ada juga rencana pembongkaran minor di bagian basement untuk memperlebar jalur masuk bus pemain.

"Semua keroyokan kalau nanti diperiksa FIFA, bisa InsyaAllah memenuhi syarat untuk bisa dipakai. Sayang kalau stadion sudah begini, enggak memenuhi syarat. Sayang disayangkan," pungkasnya.

Load More