Para pemain keturunan Indonesia yang sedang meniti karier di luar negeri mendapatkan sorotan positif dari media sepak bola Inggris, Rising Ballers.
Media yang memiliki 1,1 juta pengikut di Instagram itu melontarkan pujian lewat komentar sebuah unggahan akun fanbase sepak bola Indonesia, @pengamatsepakbola.
Akun @pengamatsepakbola mengunggah satu postingan yang membahas tentang talenta baru pesepak bola Indonesia yang tengah berkarier di luar negeri.
Terdapat empat pemain yang profilnya dibahas akun tersebut. Semuanya adalah pemain keturunan yang masih berusia muda yakni Althaf Khan, Welber Jardim, Ethan Kohler dan Adrian Wibowo.
"Minggu lalu kami menyoroti beberapa talenta besar yang berasal dari Indonesia. Sudah sewajarnya melihat beberapa pemain bisa mewakili Indonesia di dunia internasional… Karena punya keturunan Indonesia," tulis akun @pengamatsepakbola dalam unggahannya pada Selasa (4/7/2023) malam.
Postingan akun tersebut lantas dikomentari Rising Ballers. Mereka memberi pujian kepada empat pemain tersebut.
"So much talent (begitu banyak bakat)," tulis Rising Ballers.
Sontak hal itu bikin warganet kaget. Tak sedikit dari mereka yang ikut nimbrung dalam komentar Rising Ballers.
"Yess," tulis akun @all****.
Baca Juga: PSSI Ungkap Ciri-ciri Dirtek Baru, Mengarah ke Pelatih Legendaris Jerman, Siapa Dia?
"Adminnya orang nganjuk kah?" timpal @yohan_***.
"Terima kasih," tulis @apry***.
Selain pujian, banyak warganet yang juga menyebut komentar Rissing Ballers dalam postingan akun @pengamatsepakbola tidak lebih dari bagian kolaborasi antara keduanya.
"Postingan kolaborasi sama mereka," tulis @khairul****.
Terlepas dari itu, dua dari empat pemain keturunan Indonesia yang mendapat pujian dari Rising Ballers punya potensi untuk membela Timnas Indonesia U-17 2023.
Welber Jardim diketahui membuka pintu andai PSSI ingin memanggilnya untuk mengikuti seleksi nasional dengan syarat meminta izin kepada klubnya Sao Paulo.
Sementara Althaf Khan juga bisa dilirik PSSI mengingat seperti Welber Jardim, dia diklaim punya paspor Indonesia.
Sedangkan untuk Ethan Kohler, sang pemain keturunan Indonesia-Jerman ini sudah tak mungkin membela Timnas Indonesia U-17 karena usianya sudah menginjak 18 tahun.
Sementara Adrian Wibowo sebagaimana menyitat data Transfermarkt, sudah terdaftar sebagai warga Amerika Serikat kendari secara usia masih memungkinkan untuk tampil yakni 16 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI