Renovasi Jakarta International Stadium (JIS) hingga kini masih menjadi polemik yang cukup menghebohkan. Bahkan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang menilik langsung ke lokasi kembali memberikan pernyataan bahwa rumput JIS belum masuk standar FIFA.
Pengamat sepakbola Tommy Welly, atau yang lebih akrab dikenal Bung Towel, menanggapi huru-hara soal renovasi JIS yang ramai belakangan ini.
"Pembuatan pembangunan stadion kan pakai Buro Happold, Buro Happold tuh konsultan inggris yang juga membangun stadionnya Totenham Hotspur, lalu juga konsultan untuk stadion-stadion di Piala Dunia Qatar 2022," ungkap Bung Towel melalui podcast di kanal Youtube Abraham Samad SPEAK UP, Rabu (5/7/2023).
Menurutnya, agak tidak masuk akal, jika JIS disebut belum memenuhi standar FIFA. Padahal, konsultan pembangunan desain stadion tersebut merupakan konsultan ahli dibidangnya.
"Jadi logikanya agak kurang nyambung kalau dibilang belum memenuhi standar," katanya.
Bung Towel juga menambahkan bahwa JIS menurutnya sudah luar biasa terlepas dari beberapa kekurangan yang ada. Namun jika masalah penentuan layak tidaknya JIS serahkan pada pihak FIFA.
"Saya liat kalo JIS sih luar biasalah, menurut saya sih memenuhi itu walaupun kita harus tunggu biarkan FIFA saja yang memverifikasi ketimbang belum-belum ada yang ngomong kurang ini kurang ini," katanya.
Terlebih, FIFA memiliki beberapa kategori untuk menentukan standar kelayakan stadion. Bahkan, jika dilihat kapasitas yang dimiliki JIS sendiri sudah memenuhi angka di atas 40 ribu penonton.
"Kalau FIFA standar itu biasanya kategorinya, kategori 1-2-3-4 gitu kan, jadi menurut saya sih JIS ini kategori satu. Bicara dari kapasitas di atas 40 ribu, dia (JIS) kan 80 an 82 ribu, single seat gitu kan, atapnya tertutup sekeliling stadion," katanya.
Baca Juga: Kualitas Rumput JIS Diklaim Setara Allianz Arena Tapi Tak Penuhi Standar FIFA, Begini Penjelasannya
Bung Towel juga mengatakan jika dilihat dari segi rumput JIS yang baru-baru ini juga dipermasalahkan, menurutnya sudah masuk kategori FIFA.
"Kita bicara lapangan sebagai panggung utamanya main stage ini rumputnya yang paling utama hybrid kan. Hybrid itu 5 persen sintetis 95 persen rumput natural, nah menurut saya itu udah masuk kategori FIFA," ucapnya.
Ia juga menjelaskan bagaimana FIFA sendiri memberikan tiga kategori untuk standar rumput yang layak.
"Karena FIFA mengkategorikan rumput tiga, 100 persen natural rumput ee rumput alami, lalu ada yang hybrid seperti yang di JIS, lalu ada yang sinteteis murni pure sintetis murni 100 persen," katanya.
Dirinya juga menyebutkan beberapa stadion luar negeri yang memang sudah layak FIFA dan menggunakan rumput kategori hybrid seperti yang digunakan JIS.
"Nah apakah yang hybrid JIS ini cuma di JIS enggak, Allianz Arena Buyer Munchen Jerman hybrid, Spartak Moscow Rusia hybrid gitu loh, jadi ini sudah memenuhi standar. Kenapa hybrid karena di dekat pesisir lebih cocok dengan seperti itu, dalam konteks apa tahan lama," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon
-
Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal
-
Ketua Viking Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas usai Persib Taklukkan Persija
-
Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!