Tanda dan gejala yang muncul tergantung pada bagaimana virus tersebut masuk ke dalam tubuh. Gejalanya dapat mencakup luka kulit, muntah, dan syok.
Saat seseorang terkena antraks, maka tanda-tandanya tidak langsung muncul. Biasanya, gejala akan berkembang dalam waktu enam hari atau lebih setelah orang tersebut terpapar bakteri antraks.
Jika bakteri antraks masuk melalui saluran pencernaan, gejala umumnya akan muncul sekitar 2–5 hari setelah bakteri tersebut tertelan oleh penderita. Gejala utamanya berupa demam dan nyeri perut.
Selain itu, mual muntah, bahkan muntah darah juga bisa terjadi. Jika muntah darah sangat banyak, pasien bisa mengalami syok.
Bagaimana cara pengobatan manusia yang terkena antraks
Jelas harus langsung dilarikan ke rumah sakit. Nantinya, dokter akan memberikan antibiotik selama 60-100 hari. Namun pada antraks saluran napas, toksin yang dihasilkan dapat lebih banyak dari bisa dieliminasi dengan obat, sehingga dapat dibantu dengan penyuntikan antitoksin.
Pada beberapa kasus, diperlukan upaya untuk menyingkirkan penyebab infeksi/membersihkan daerah infeksi dengan operasi untuk menghilangkan kuman sebanyak mungkin.
Itulah beberapa informasi yang perlu kamu ketahui tentang penyakit antraks pada manusia.
Kontributor : Damai Lestari
Baca Juga: Apa Itu Lahelu, Tak Kalah Seru dari 9GAG dan 1CAK
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Aqua Sanctuary di Milan Design Week: Cara Kamar Mandi Berevolusi Jadi Ruang Kesejahteraan Emosional
-
Proses Meninggalnya Sang Ayah Dianggap Indah, Bunga Zainal: Papa Pergi setelah Semua Anak Kumpul
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Travelling Makin Happy, Valas Udah Ready dengan BRI Money Changer
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Perempuan Harus Mandiri, tapi Tetap Dihakimi: Realita yang Sering Terjadi
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Rehan Pembobol NASA: Tidak Ada Sistem Digital yang Sempurna
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah