Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia, Marc Klok, ikut berkomentar setelah dirinya tidak dianggap pernah menggunakan jersey Persija nomor punggung 10 di skuat Macan Kemayoran.
Hal ini bermula admin dari Perija memposting deretan pemain yang pernah menggunakan nomor 10 di timnya. Di situ terdapat lima nama pemain yang pernah menggunakan jersey nomor 10.
Empat jersey di antaranya seperti Bruno Matos, Rudi Widodo, Makan Konate, dan Hanno Behrens. Pada jersey kelima, mereka memposting jersey yang bertuliskan 'Who's Next?'.
Postingan tersebut kemudian menarik reaksi Marc Klok untuk berkomentar. Pemain milik Persib Bandung itu mempertanyakan namanya yang tak tercantum di postingan tersebut.
“Klok tidak ada?” tanya Marc Klok seperti dikutip, Kamis (13/7/2023).
Diketahui, sebelum gabung ke Persib Bandung sekarng, Marc Klok memang pernah menjadi bagian dari Macan Kemayoran dan mengenakan nomor punggung 10.
Ia saat itu membela klub Ibu Kota pada Januari 2020. Klok didatangkan Persija Jakarta dari PSM Makassar.
Marc Kolok hanya mengabdi selama satu setengah musim di Macan Kemayoran sebelum akhirnya memilih untuk hijrah ke klub rival, Persib Bandung.
Baca Juga: Geger! Lelaki Terang-Terangan Masturbasi di KRL, Aksinya Terekam Kamera
Berita Terkait
-
Jajal Tim Kuda Hitam Dewa United, Luis Milla: Laga Berat buat Persib
-
Bek Timnas Malaysia Dirumorkan ke Persija Jakarta, Bisa Duet dengan Pemain Andalan Shin Tae-yong
-
Panas-panas Persija vs Marc Klok Disundut Penerus Nomor Keramat 10, Begini Kronologisnya
-
Gelandang Naturalisasi Timnas Indonesia Baper, Persija Jakarta Jadi Biangnya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial