- Presiden Prabowo menginstruksikan para kepala daerah dan aparat keamanan memeriksa kebersihan lingkungan setiap hari di Batang pada Kamis (30/7/2026).
- Pemerintah melibatkan ASN dan pegawai BUMN untuk menjaga kebersihan demi mewujudkan program Indonesia ASRI serta menargetkan sampah selesai pada 2027.
- Langkah tegas ini bertujuan untuk mendukung sektor pariwisata nasional sekaligus menjaga kehormatan bangsa dari masalah lingkungan yang kotor.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta gubernur, bupati, wali kota hingga jajaran aparat keamanan, termasuk kepala kepolisian sektor atau kapolsek, memeriksa kebersihan sungai dan lingkungan setiap hari sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Presiden Prabowo mengatakan, para gubernur, bupati, wali kota, pangdam, kapolda, danrem, dandim, kapolres, hingga kapolsek perlu rutin mengecek kondisi sungai dan lingkungan di wilayah masing-masing.
Menurut Prabowo, pemimpin yang baik harus hadir langsung di lapangan.
"Mereka yang harus tiap hari mengecek, mengecek sungai, mengecek kali, itu baru kau pemimpin yang hebat. Anda punya sarana, saya tidak minta lima jam Anda ke situ. Minimal tiap hari you periksa, satu jam sehari you keliling. Jadi, pemimpin di depan, pemimpin bersama rakyat," kata Prabowo pada acara Akad Massal KPR Sejahtera Melalui Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (30/7/2026).
Selain memastikan kebersihan, Prabowo juga meminta mereka menegur warga maupun pelaku usaha yang tidak menjaga kebersihan di sekitar rumah dan tempat usahanya.
Apabila teguran berulang tidak diindahkan, Presiden meminta pihak berwenang mengambil langkah lanjutan.
"Berkali-kali ditegur tidak mau ya sudah, panggil tim gabungan, tim gabungan Kejaksaan sama Polri gabung," kata Prabowo seraya berkelakar.
Prabowo juga meminta pegawai BUMN dan aparatur sipil negara (ASN) turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan setiap hari.
Menurut Prabowo, kebersihan merupakan kehormatan bangsa sehingga tidak boleh ada kota di Indonesia yang dikenal karena kotor.
Baca Juga: Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan
Kepala Negara menegaskan persoalan kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat
Ia juga mengungkapkan pemerintah akan menggelar rapat khusus bersama para gubernur hingga bupati di Jakarta untuk membahas program Indonesia ASRI.
Menurut Prabowo, di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia harus mengamankan sektor pangan, energi, dan sektor strategis lainnya.
Namun, pada saat yang sama, upaya menjaga lingkungan hidup dan mengantisipasi dampak perubahan iklim serta pemanasan global juga harus menjadi perhatian.
"Artinya, sebagai manusia kita harus mengambil inisiatif untuk menjaga lingkungan," ujar Prabowo.
Presiden menargetkan persoalan sampah di Indonesia dapat diselesaikan pada akhir tahun 2027 sehingga tidak ada lagi gunungan sampah di berbagai daerah.
Selain itu, lingkungan yang bersih dan tertata dinilai penting untuk mendukung sektor pariwisata yang mampu menciptakan banyak lapangan kerja.
"Wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang kotor. Mereka tidak akan datang ke pantai yang penuh plastik dan sampah, atau ke sungai dan kali yang dipenuhi sampah. Selain tidak sehat, kondisi itu juga tidak baik bagi harga diri bangsa," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan
-
Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha
-
Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"
-
Kuota KPR Subsidi Masih Banyak, Ditargetkan 100 Ribu Rumah di 2028
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan
-
Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah