Beredar kabar Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun memiliki ruang dugem khusus layaknya klub malam. Bahkan, ruang dugem itu disebut sering dijadikan tempat mencekoki santriwati.
Kabar tersebut dibagikan oleh akun YouTube Lidah Rakyat. Hingga berita ini dipublikasikan, video yang diunggah akun Lidah Rakyat itu telah disaksikan 7 ribu kali dan mendapatkan puluhan tanda suka.
Dalam narasinya, akun ini membagikan narasi 'breaking news' terkait penemuan ruangan khusus bak klub malam di Ponpes Al Zaytun. Selain itu, pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang, juga disebut kerap mengajak santriwati ke ruangan itu untuk dicekoki, sebelum akhirnya dieksekusi.
Adapun narasi yang dibagikan dalam judul video sebagai berikut:
“Tak Disangka! Al Zaytun Punya Ruangan Dugem Khusus Bak Klub Malem! Santr1wati Sering di Cekoki Disinii!!”
Sementara itu, narasi dalam thumbnail akun Lidah Rakyat berikut ini:
“Breaking News! Ada Ruangan Khusus Bak Club Malam. Biasanya Santriwati Diajak Panji Kesini, Dicekoki Sebelum Dieksekusi”
Lantas benarkah narasi tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Baca Surat Yasin Saat Malam Tahun Baru Islam, Keutamaan dan Bacaan Arab Latin Lengkap!
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax -- jaringan Suara.com, kabar Panji Gumilang sering mencekoki santriwati di ruangan dugem khusus Al Zaytun, sebelum akhirnya dieksekusi adalah kabar tidak benar.
Faktanya, isi video tersebut saat didengarkan untuk cek fakta sama sekali tidak memberikan informasi kredibel mengenai temuan ruangan dugem khusus di Al Zaytun. Begitu juga tidak ada bukti valid mengenai Panji Gumilang mencekoki santriwati maupun mengeksekusi mereka.
Sebaliknya, video berdurasi 8 menit 14 detik itu membahas tentang berbagai kontroversi Ponpes Al Zaytun yang belakangan ini ramai diperbincangkan masyarakat.
Adapun berita mengenai diskotik yang dikaitkan dengan Ponpes Al Zaytun hanyalah sebatas hasil wawancara antara TVOne dengan pengurus pondok pesantren. Dalam pengakuannya, pengurus ponpes itu mengaku pernah mengantar sejumlah santriwati untuk pergi ke diskotik.
Meski demikian, belum ditemukan sumber resmi yang bisa membuktikan pernyataan tersebut.
KESIMPULAN
Berita Terkait
-
Nyapres 2004, Wiranto Akui Pernah Kampanye di Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang: Suara Saya Cukup Besar di Sana
-
Persib Bandung Rekrut Mario Gomez atau Park Hang-seo untuk Gantikan Luis Milla? Cek Faktanya
-
CEK FAKTA: Panji Gumilang Ditangkap Atas Perintah Kapolri dan Mahfud MD, Benarkah?
-
Diakui Panji Gumilang, Ini 5 Fakta Seputar Bunker Senjata di Ponpes Al Zaytun
-
CEK FAKTA: Korupsi Proyek JIS Rp 5 Triliun, Erick Thohir Seret Anies ke Penjara, Benarkah?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Minuman Berkafein Bukan Solusi Utama Atasi Kelelahan, Ini Cara Tepat Menjaga Energi Tubuh
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
Kebiasaan Scrolling Media Sosial: Mengapa Anak Muda Jadi Mudah Insecure?
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK