Mantan penyerang Timnas Indonesia U-19, Muhammad Rafli Mursalim, resmi berkarier di Liga Kamboja usai dikontrak oleh Nagaworld FC.
Kamboja sendiri bukan destinasi favorit pemai-pemain Indonesia yang memutuskan berkarier di Asia Tenggara. Biasanya, Liga Malaysia dan Liga Thailand jadi tujuan favorit.
Keputusan Rafli Mursalim untuk merantau ke Kamboja sendiri tentu didasari banyak hal. Salah satunya adalah kesempatan bermain lebih banyak.
Pasalnya, Rafli cukup kesulitan bersaing saat bermain di negara sendiri. Ia sempat menjadi bagian Persija Jakarta selama periode 2020-2022.
Namun, pada periode tersebut Rafli, lebih sering dipinjamkan ke klub lain, mulai dari Sulut United, Dewa United, sampai PSG Pati.
Tahun lalu, striker kelahiran Tangerang itu memutuskan hengkang permanen dari ibu kota dan bergabung dengan klub Liga 2, Gresik United.
Di Gresik United, Rafli cuma bermain tiga kali dan mencetak satu gol sebelum Liga 2 dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan. Kini ia mencoba peruntungan di Liga Kamboja.
Menariknya, meski bukan tujuan favorit, Rafli bukan pemain Indonesia pertama yang berkarier di Liga Kamboja.
Tepatnya lima tahun lalu atau pada musim 2018, tiga pemain Indonesia bergabung dengan klub Kamboja, Western Phnom Penh FC.
Baca Juga: Netizen Bongkar Kondisi Liga Kamboja Usai Striker Timnas U-19 Rafli Mursalim Gabung ke Nagaworld FC
Ketiga pemain Indonesia tersebut adalah Tenius Trukna, Faisal Rizal Samberbori, dan Yuspen Uopdana.
Dari ketiga nama tersebut, Faisal Rizal Samberbori terbilang nama yang cukup familiar. Pasalnya, ia sempat membela beberapa klub besar Indonesia seperti Mitra Kukar.
Sayang pada musim perdana mereka bermain di Liga Kamboja, ketiga pemain Indonesia itu harus merasakan pahitnya terdegradasi.
Dari 20 pertandingan Liga Kamboja 2018, Western Phnom Penh sama sekali tidak meraih kemenangan dengan catatan 21 kali kalah dan sekali imbang.
Setelah periode tiga pemain Indonesia yang merumput di Liga Kamboja, baru lima tahun berselang ada pemain Indonesia lagi yang bergabung ke klub Kamboja yaitu Rafli Mursalim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran