Baru-baru ini, pemain naturalisasi Timnas Indonesia Sandy Walsh dilirik salah satu klub liga Azerbaijan. Klub kasta pertama Azerbaijan Sabah FK rupanya tertarik dengan pemain timnas tersebut.
Melansir dari akun Instagram @blitznews_football kabarnya, Sabah FK membuka penawaran pertamanya untuk menebus pemain Timnas Indonesia itu berkisar 700 Ribu Euro atau sekitar Rp 11,7 miliar.
Harga tersebut, jauh di bawah harga pasar Sandy Walsh yang kini berada di kisaran 2 Juta Euro atau sekitar Rp 34,76 miliar.
Sandy sendiri merupakan pemain yang sayap kanan andalan KV Mechelen yang berlaga di kasta pertama Liga Belgia. Ia bergabung sejak 6 Oktober 2022, dikontrak hingga 30 Juni 2025 mendatang.
Meski begitu, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kabar tersebut. Pihak Sansy maupun KV Mechelen nampak tak memberi tanggapan apapun.
Kabar tersebut lantas mendapat berbagai respon dari netizen. Tak jarang mereka menginginkan Sandy agar tetap bertahan di klubnya saat ini.
"Stay lah, malah turun kasta kalau gabung" tulis salah satu warganet.
Sementara itu, netizen lainnya pun membandingkan harga penawaran yang jauh.
"Nilai Sandy 2 juta Euro ditebus 700 ribu, lawak jauh banget" tulis akun lain.
Baca Juga: Makin Populer, Jersey Marselino Ferdinan dan Sandy Walsh Dipajang di Kantor KBRI Brussels
Netizen lainnya pun ikut mendukung agar Sandy Walsh tetap berada di KV Mechelen.
"Janganlah, murah amat ditebusnya juga," tulis akun lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan