Belakangan viral tentang teknologi AI baru Google Genesis yang kabarnya bisa menjadi sahabat atau musuh jurnalis karena disebut mampu membuat artikel berita.
Google memang tak ada habis-habisnya membuat inovasi. Belum lama ini, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut baru saja memperkenalkan Google Bard.
Google Bard merupakan teknologi AI yang bisa membantu seseorang menjawab semua pertanyaan tentang apapun. Cara kerja Google Bard ini mirip dengan ChatGPT dari OpenAI.
Hanya saja, Google Bard dianggap lebih keren karena mendukung bahasa Indonesia.
Belum selesai dengan Google Bard, Google dikabarkan sedang mengembangkan sebuah teknologi AI terbaru bernama Google Genesis.
Apa itu Google Genesis?
Selain membangun produk dan teknologi AI untuk penggunaan pribadi dan produktivitas seperti Google Bard, Google kini mulai mencari area lain untuk dikembangkan yakni terkait produksi jurnalisme dan berita.
Ini mengacu pada berita harian yang dipersembahkan kepada masyarakat ramai, seperti halnya artikel-artikel yang dibuat oleh banyak jurnalis media online saat ini.
Menurut New York Times, Google saat ini sedang mengerjakan alat AI, dengan nama kode Genesis, yang dapat menyerap "detail peristiwa terkini" dan informasi lainnya untuk "menghasilkan salinan berita".
Baca Juga: Perbandingan Google Bard vs ChatGPT, Duel Chatbot AI Tercanggih
Sumber mengatakan kepada The New York Times bahwa Genesis memiliki kemampuan untuk membuat konten tertulis menggunakan data yang diberikan kepadanya, apa pun topiknya, baik itu peristiwa terkini atau bentuk informasi lainnya.
Pro dan Kontra untuk Jurnalis
Kehadiran Google Genesis ini membawa dua mata pisau yang saling berseberangan. Pertama dari sisi jurnalis. Laporan menyebut beberapa pekerja media yang tidak ingin disebutkan namanya merasa terancam dengan teknologi Google Genesis.
Sebab dengan menggunakan teknologi AI ini, maka akan muncul kemungkinan PHK massal jurnalis online yang memang menjadi jenis pekerjaan baru beberapa tahun belakangan ini.
Akan tetapi menurut seorang sumber yang mengetahui alat tersebut, Google memiliki keyakinan bahwa itu bisa berfungsi sebagai asisten pribadi jurnalis.
Sebab nantinya, Google Genesis akan mengotomatiskan tugas-tugas tertentu dari para jurnalis media online ini. Hal tersebut dinilai dapat memberi mereka lebih banyak waktu untuk fokus pada tanggung jawab lain. “
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro
-
Gasak Rp243 Juta Modus Gembos Ban, Sindikat Pencuri di Yogyakarta Diringkus
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
Baru Rekrut Jeremy Jacquet, Liverpool Siap Buang Duit Rp1 T demi Dapatkan Bek Leverkusen
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kabar Terbaru Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Pengadilan Buka Suara soal Isu Cerai
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Simpan 60 Kilo Sabu di Apartemen MERR Surabaya, WN Malaysia Terancam Hukuman Mati
-
Moisturizer Niacinamide Jangan Dipakai dengan Serum Apa? Ini Contoh Produknya