Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD baru-baru ini memberikan tanggapan terkait maraknya artis yang terjun ke dunia politik. Hal itu disampaikannya saat menjadi bintang tamu di podcast milik putra bungsu Presiden Jokowi Kaesang Pangarep.
"Kalo teori dasarnya boleh, yah, karena kadang kala segmen kehidupan masyarakat itu kan harus diwakili," ungkap Mahfud MD melalui kanal Youtube Kaesang Pangarep by GK Hebat yang diunggah pada Sabtu (22/7/2023).
Namun, kata dia, terkadang beberapa artis dimunculkan bukan untuk memperkuat bobot perjuangan ideologi, melainkan hanya untuk perolehan suara. Sehingga banyak kemudian yang tidak produktif saat masuk di dalam pemerintahan.
"Cuma terkadang di tempat kita ini kalau artis tuh dimunculkan bukan untuk memperkuat bobot perjuangan ideologi, tapi untuk suara aja, banyaknya gitu. Sehingga, kemudian ya tidak produktif di dalam, terkadang yah, tapi ada juga sih yang bagus-bagus," imbuhnya.
Pada kesempatan itu Mahfud MD juga sempat ditanyai oleh Kiky Saputri selaku co-host, perihal Aldi Taher yang diketahui memang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.
"Bapak kenal Aldi Taher nggak pak?" tanya Kiky.
"Oh iya kenal, tahu" jawab Mahfud MD.
"Menurut bapak gimana?" tanya Kiky lagi.
Namun nampaknya Mahfud MD terlihat kebingungan saat hendak menjawab. Kiky Saputri pun akhirnya menjelaskan sosok Aldi Taher di depan Mahfud MD.
Baca Juga: Mengajak Anak Berkemah dengan Nuansa Rimba, Agar Lebih Mencintai Alam dan Lingkungan
"Aldi Taher itu Pak, ini saya kalau boleh jelaskan beliau ini salah satu yang mengusung dirinya sebagai presiden poligami indonesia," ucap Kiky.
"Oh iya?" jawab Mahfud MD nampak terkejut.
"Makanya dia diusung dua partai Perindo sama PBB," lanjut Kiky.
"Partainya pun poligami ya," jawab Mahfud MD kemudian sambil tertawa.
Kemudian Kiky juga menjelaskan soal bagaimana model kampanye Aldi Taher dengan taglinenya 'jangan pilih saya'. Juga visi-misi yang dibawa Aldi Taher yang mengatakan akan menyerahkan semuanya kepada kemauan rakyatnya.
Lantas Mahfud MD pun mengatakan, mungkin bagi diri Aldi Taher sendiri hal tersebut bukan suatu masalah.
Berita Terkait
-
Cabut Gugatan Rp 5 Triliun pada Mahfud MD, Panji Gumilang Gugat Ridwan Kamil, Ini Respons Pemprov Jabar
-
Panji Gumilang Cabut Gugatan Rp 5 Triliun ke Mahfud MD! Apa Alasannya?
-
Santai Digugat Pemimpin Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang, Mahfud MD: Sensasi Saja Itu, Urusan Kecil!
-
Dilema Pemerintah Usut Kasus Al Zaytun, Diminta Hati-hati Sikapi Kontroversi
-
Digugat Panji Gumilang Rp 5 Triliun, Mahfud MD Diyakini Menang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya