Setelah cukup lama jadi misteri, PSSI akhirnya resmi menunjuk sosok Direktur Teknik yang digadang-gadang merupakan sosok pelatih asal Jerman. Benar saja, ia adalah Frank Wormuth yang juga sempat jadi asisten pelatih kenamaan, Joachim Low.
Menyitat laman PSSI, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan, penunjukan pelatih asal Jerman, Frank Wormuth sebagai konsultan pelatih tim U-17 akan mampu meningkatkan kualitas dan strategi permainan tim Merah Putih menuju FIFA World Cup U-17.
"Kami sudah menetapkan Frank Wormuth menjadi konsultan pelatih yang akan mendampingi coach Bima Sakti. Kontrak pertama ini untuk jangka waktu 4 bulan, hingga ajang FIFA World Cup U-17. Kita akan lihat, bagaimana kolaborasi keduanya dalam membangun timnas Garuda Muda ini," ujar Erick Thohir di Surakarta di sela-sela melihat seleksi untuk seleksi Piala Dunia U-17.
Dalam kontrak selama empat bulan, Frank akan melakukan pentahapan untuk membangum tim U-17 agar siap bersaing dengan 24 negara lainnya di Piala Dunia U-17 pada November - 2 Desember.
Mulai dari analisis SWOT untuk membentuk tim kepelatihan dan staf yang solid, mempersiapkan modul-modul kepelatihan, pemaparan hingga implementasi program, serta melakukan pengawasan dan evaluasi atas modul yang dijalankan tim pelatih U-17.
Rekam Jejak Frank Wormuth
Masih menurut laman PSSI, kapasitas pelatih yang terakhir menukangi FC Groningen di Liga Belanda itu, sebelumnya pernah menukangi tim Jerman U-20 periode 2010-2016 itu.
Frank Wormuth mengawali karier di Liga Jerman bersama Offernburger FV yang tampil di kasta kelima. Pada musim 1982/1983, Wormuth menjalani karier profesional pertama usai direkrut klub Bundesliga 2 Freiburg.
Di Freiburg itu Wormuth bermain bersama Joachim Low yang kemudian menjadi pelatih timnas Jerman. Karier Wormuth dilanjutkan dengan bermain untuk Hertha Berlin.
Setelah tiga tahun bersama Hertha dan tampil dalam 70 pertandingan, Wormuth memutuskan berhenti sementara dari karier profesional dari 1989 hingga 1991.
Pada sisa-sisa kariernya pelatih kelahiran Jerman Barat ini menjadi pemain di klub amatir Freiburger dan Denzlingen. Antara 1993 dan 1998 dihabiskan Wormuth dengan menjadi pemain sekaligus pelatih di FV Nimburg serta FC Teningen.
Frank Wormuth benar-benar gantung sepatu pada 1998 dan memutuskan menjadi pelatih. Tugas pertama kepelatihan Wormuth adalah menjadi asisten Joachim Low di klub Turki Fenerbahce pada musim 1998/1999.
Setelah satu tahum Wormuth untuk kali pertama menjadi pelatih kepala di klub kasta keempat Liga Jerman atau Regionalliga Sud, Pfullendorf, selama dua tahun.
Wormuth kemudian melatih SSV Reutlingen, Union Berlin, hingga VfR Aalen sejak 2001 sampai 2005. Pada 2008 Wormuth jadi kepala instruktur di Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Frank Wormuth benar-benar gantung sepatu pada 1998 dan memutuskan menjadi pelatih. Tugas pertama kepelatihan Wormuth adalah menjadi asisten Joachim Low di klub Turki Fenerbahce pada musim 1998/1999.
Setelah satu tahum Wormuth untuk kali pertama menjadi pelatih kepala di klub kasta keempat Liga Jerman atau Regionalliga Sud, Pfullendorf, selama dua tahun.
Wormuth kemudian melatih SSV Reutlingen, Union Berlin, hingga VfR Aalen sejak 2001 sampai 2005. Pada 2008 Wormuth jadi kepala instruktur di Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Tag
Berita Terkait
-
Kemana Pemain Timnas Indonesia U-17 yang Tak Lolos Seleksi? Ini Kata Indra Sjafri
-
Sanksi Komdis PSSI Bikin Persebaya Mencak-mencak, Erick Thohir: Tak Ada Yang Sempurna, Tapi Mereka Sudah Mau Kerja Mingguan
-
Ketum PSSI Tunjuk Frank Wormuth Jadi Konsultan Pelatih Timnas Indonesia U-17
-
Bung ET Soal Persiapan Skuad Piala Dunia U-17: Ini Benar-benar Seleksi, Tak Ada Pemain Titipan
-
Tujuh Pemain Dicoret Dari Timnas U-17, Penggawa Persib Hingga FC Nottingen Jadi Korban
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?
-
Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026
-
Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
-
DPR Dukung Putusan MK, Anggaran MBG Tak Boleh Ambil Jatah Pendidikan