/
Minggu, 23 Juli 2023 | 11:08 WIB
Ketum PSSI ErickThohir. ((Dok. PSSI))

Manajemen Persebaya mencak-mencak usai Komite Disiplin atau Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 25 juta. Sanksi itu dijatuhkan buntut suporter Bajul Ijo yang nekat datang di laga tandang.

Yang bikin kesal manajemen Persebaya, adalah mereka tidak diberikan kesempatan banding. Di mana sanksi langsung dijatuhkan.

Terkait ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir merespons pernyataan manajemen Persebaya Surabaya. Erick menjelaskan dirinya akan melakukan tindakan tegas seperti pencopotan jika ada hal-hal yang tak berkenan.

Erick Thohir menjelaskan, akan melakukan tindakan andai Komdis bertingkah di luar jalur. Namun, ia meminta agar kinerja Komdis dihormati karena baru berjalan beberapa saat.

"Kembali gini, kita kan harus disepakati Komdis me-review, kalau Komdisnya nakal ya saya copot. Tetapi kita begini dalam membangun ini semua kita perlu saling interaksi yang positif," kata Erick Thohir di Sawangan, sebagaimana dilansir Suara.com, Sabtu (22/7/2023).

"Bahwa kita bentuk Komdis dan Exco ini berdiskusi dan bukan hanya saya, semua berdiskusi kita sudah coba memberi komdis yang terbaik hari ini," jelas eks presiden Inter Milan itu.

Lebih lanjut, Erick mewajari ada yang belum sempurna di periode kepengurusannya. Namun, seiring berjalannya waktu, ia yakin akan ke arah yang lebih baik lagi.

Erick Thohir berjanji akan melakukan tindakan tegas kepada mereka yang menyalahi aturan. Tidak segan-segan, ia bakal coret orang-orang tersebut.

'Memang ya pimpinan Komdis, anggota Komdis tidak ada yang sempurna, tetapi mereka sudah mau kerja mingguan itu yang sulit dan pasti ada konsekuensinya, kalau tidak bagus ya copot," jelas Erick Thohir.

Baca Juga: Jawaban Dewi Perssik Soal Tudingan 'Test Drive' Saipul Jamil Sebelum Nikah Bikin Netizen Bingung: Jangan Muter-muter Ah

"Jadi mari kasih kesempatan untuk semua bekerja, jadi tidak semua dalam satu minggu ini langsung selesai," pungkasnya. 

Load More