Seperti disebutkan di atas, Yandex adalah mesin pencari terpopuler di Rusia dengan pangsa pasar 48,79%, dibandingkan dengan Google yang hanya mencapai 47,88% saja.
Menurut Similarweb , Yandex.ru juga merupakan satu-satunya situs web yang paling banyak dikunjungi di Rusia. Namun, Yandex juga sangat populer di banyak negara selain Rusia.
Ini termasuk banyak negara di Commonwealth of Independent States, sebuah organisasi dari banyak negara yang dulunya merupakan bagian dari Uni Soviet.
Berikut adalah beberapa keunggulan yang dapat menjelaskan mengapa Yandex lebih populer daripada Google di Rusia.
1. Dirancang untuk bahasa Rusia
Yandex ini menjadi mesin pencari yang dirancang khusus dengan bahasa Rusia. Inilah yang menyebabkan beberapa orang Rusia merasa nyaman menggunakan Yandex.
Dalam bahasa Rusia, setiap kata dapat memiliki hingga 20 infleksi berbeda dan kata benda memiliki hingga 3 jenis kelamin berbeda. Nantinya, ini akan memengaruhi kata lain dalam sebuah kalimat.
Karena kerumitan bahasa Rusia ini, Google terkadang keliru dalam mengejawantahkan tulisan Rusia. Jadi, Yandex akan sangat cocok untuk mereka para native.
Karena Yandex dirancang khusus untuk bahasa Rusia, Yandex memberikan keuntungan yang signifikan dalam menafsirkan berbagai makna dan konteks kueri penelusuran dalam bahasa Rusia.
Baca Juga: Penjelasan Apa Itu Bilangan Bulat dan Contohnya
2. Portal dan ekosistem
Beranda Yandex.ru lebih dari sekadar kotak pencarian. Ini juga merupakan portal web yang menyediakan berita, prakiraan cuaca, dan akses cepat ke layanan Yandex lainnya seperti surat dan peta. Ini berarti bahwa orang membuka situs untuk lebih banyak tujuan daripada menelusuri web.
Selain itu, semua produk dan layanan Yandex digabungkan untuk membuat ekosistem yang terintegrasi dengan baik. Tidak banyak alasan untuk menggunakan layanan Google jika Anda memiliki layanan efektif yang dioptimalkan untuk bahasa Rusia ini.
3. Android memberi pengguna opsi untuk memilih Yandex
Dalam kesepakatan yang terjadi pada tahun 2017, Google setuju untuk berhenti menjadikan pencarian Google sebagai mesin pencari default di Android di Rusia.
Sebagai gantinya, mereka sekarang memberi pengguna opsi untuk memilih mesin telusur default, seperti Yandex, ketika menyiapkan perangkat di awal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?