Kakel Luffy, Monkey D Garp telah membuat porak-poranda markas utama bajak laut Blackbeard untuk menyelamatkan Koby. Hal ini membuat pembaca manga One Piece bertanya-tanya seberapa kuat dia? Apakah Monkey D Luffy bisa sekuat kakeknya?
Belum lama ini juga diketahui betapa besar bounty Monkey D Garp yang diberikan oleh Cross Guild, bahkan cukup besar dibandingkan dengan cucunya.
Dunia One Piece telah mendekati era baru setelah jatuhnya Kaisar Bajak Laut Big Mom, Kaido dan pembentukan Cross Guild, yang telah membentuk sistem hadiah untuk Angkatan Laut. Buggy, Crocodile, dan Mihawk mengepalai Persekutuan dan telah membantu membangun lebih banyak kekacauan di dunia dengan memberikan hadiah besar pada marinir terkenal seperti Monkey D Garp.
Pada manga One Piece 1087 melihat Garp melakukan serangan pedang brutal melalui perut oleh pengguna buah Clear-Clear dan Kapten Bajak Laut Blackbeard Titanic, Shiryu of the Rain. Banyak perompak dalam pertempuran menerima dorongan moral dan harapan palsu bahwa mereka dapat mengklaim "Bounty Tiga Mahkota" di kepala Wakil Laksamana.
Tingkat hadiah Cross Guild diwakili oleh mahkota di poster pencarian mereka, dan manga One Piece 1087 mengungkapkan bahwa hadiah untuk menjatuhkan Garp akan memberi mereka "sekitar tiga miliar beri!" Namun, hadiah itu bisa naik lebih tinggi jika dia berhasil bertahan dari cobaan beratnya saat ini.
Invasi Monkey D Garp ke Pulau Bajak Laut Blackbeard menampilkan kekuatan Angkatan Laut yang tangguh. Menyusup ke pulau dari kapal di udara mungkin telah mengkonfirmasi seberapa besar pengaruh Luffy terhadap kakeknya di One Piece.
Tetap saja, serangan hebatnya yang menghancurkan sebagian besar pulau membuat kesan yang sangat besar pada pembaca dan bajak laut malang yang harus melawannya. Namun, eksploitasi Monkey D Garp selama arc Egghead Island hanyalah sekilas dari apa yang telah dicapai oleh kakek dari raja bajak laut berikutnya.
Setelah bertahun-tahun menjadi rival sengit, Monkey D Garp dan mantan Raja Bajak Laut, Gol D Roger, bekerja sama untuk mengalahkan kru bajak laut paling berbahaya dalam sejarah, Bajak Laut Rocks.
Setelah entah bagaimana mengalahkan Kaido muda, Big Mom, Shirohige, dan kapten mereka, Rocks D Xebec, Garp digembar-gemborkan sebagai pahlawan hebat. Dia ditawari promosi ke Laksamana beberapa kali.
Baca Juga: 7 Buah Iblis Terburuk di One Piece Saat Ini
Tetap saja, dia menolaknya setiap kali karena dia ingin menghindari bekerja langsung di bawah Naga Langit. Semua prestasinya telah menghasilkan reputasi yang menghasilkan hadiah 3 miliar berry, sesuatu yang dicapai cucunya dalam beberapa tahun setelah menjadi bajak laut.
Arc Marineford melihat Monkey D Luffy dan Garp bentrok saat Kapten Topi Jerami berusaha menyelamatkan nyawa saudara angkatnya Ace. Posisi GARP yang kompleks, akhirnya membuatnya ragu untuk menyerang Luffy, mengakibatkan dia menerima pukulan Gear 2 ke wajah.
Bertahun-tahun kemudian, Luffy telah meningkatkan pukulan dan kedudukannya di dunia One Piece ke tingkat menjadi Kaisar Bajak Laut dengan armadanya sendiri. Dengan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa kini Luffy resmi setingkat dengan kakeknya Garp.
Semoga bounty Garp tidak akan pernah diuangkan, dan keduanya bisa dipertemukan kembali sebelum One Piece berakhir.
Kontributor : Pasha Aiga Wilkins
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Soroti Aktivitas Pedagang Sate di Malioboro, DPRD Kota Jogja Sebut Penindakan Masih Tak Optimal
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Tayang Maret, Drama Korea Mad Concrete Dreams Rilis Cuplikan Pembacaan Naskah
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas