Habib Husein Jafar Al Hadar dibuat heran bukan main kala mengetahui aksi vandalisme yang ada di Gua Hira juga dilakukan warga tanah air.
Dalam unggahannya, Habib Husein menunjukkan salah satu potret vandalisme yang ada di Gua Hira. Di salah satu sudutnya ada tulisan "Depok Rojali Andriyani Miftah Zulfa Kaysah Fatih" yang disinyalir merupakan hasil 'karya' orang Indonesia.
"Rojali “Depok”, Anda sungguh WHY…WHY…WHY?! Ini foto coretan (vandalisme) di Gua Hira (tempat agung turunnya wahyu pertama) yg saya ambil kemarin pas haji," tulis Habib Husein.
Gua Hira sendiri merupakan sebuah gua tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertamanya.
Gua yang terletak enam kilometer dari Masjidil Haram ini sering menjadi wisata rohani umat Islam di Tanah Suci kala menjalankan ibadah umrah atau haji.
Dalam kisahnya, Nabi Muhammad mendaki Jabbal Nur yang terjal dan berbatu untuk uzlah atau mengasingkan diri di Gua Hira. Nabi sering melakukan uzlah 10 hari hingga berbulan-bulan, hingga kemudian di umur 40 tahun Nabi Muhammad menerima wahyu bertamanya.
Sayangnya, tak sedikit dari jemaah yang justru meninggalkan kesan negatif di Gua Hira seperti sampah dan vandalisme.
Dalam video Habib Husein, terdapat pula tulisan-tulisan dari jemaah Indonesia.
"Teman-teman semua by thea emerst", "Bismillah sekeluarga bisa ke sini" adalah beberapa contoh vandalisme yang ada di Jabal Nur tersebut.
Baca Juga: Link Live Streaming PSG vs Al Nassr Hari Ini, Apakah Tayang di TV Nasional?
Aksi menyampah dan vandalisme inipun menuai perhatian netizen.
"Wah parah banget, ini kirakira orang dewasa kah? Kok masih iseng vvandalismenya di Gua Hiara? Maksudnya apaan coba?" komentar warganet.
"Di Jabal Rahma saya pernah nemu pas foto laki laki dan perempuan diikat jadi satu terus ditulis nama dibelakang nya. Apa iya malaikat bisa salah kirim paket rezeki?" celoteh warganet lain.
"Memalukan!! Nangis Rasulullah Goa beliau saat menerima wahyu pertama dari Allah di kotori tangan-tangan jahil.. ngaku umat Rasulullah tapi tempat beliau menerima wahyu yang pertama dikotori ulah tangan manusia.. dari Indonesia lagi. Belum kapok juga udah disentil imam masjid di Makkah, nggak malu apa.. Allahu Kariim.. Semoga Allah SWT memberimu hidayah," tulis warganet lainnya yang ikut geram.
Berita Terkait
-
Parah Banget! Ada Tulisan 'Depok' di Gua Hira, Netizen: SDM Depok Selalu, Why?
-
Kronologi RS Hermina Depok Terbakar, Api Berasal Dari Lantai 5 Gedung
-
Dinyatakan Padam, Petugas Pastikan Tak Ada Korban Saat Kebakaran RS Hermina Depok
-
BREAKING NEWS! RS Hermina Depok Kebakaran, Api Berkobar Cukup Besar
-
Usai dari Depok, Sandiaga Uno Ngebut Ketemu Ganjar di Bogor, Bakal Bahas Cawapres di Pilpres 2024?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026