/
Kamis, 27 Juli 2023 | 16:49 WIB
Prabowo Subianto ; Budiman Sudjatmiko (Suara.com/Alfian Winanto)

Politisi PDIP Ribka Tjiptaning mengungkap apa yang dilakukan Budiman Sudjatmiko pasca menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Budiman disebutnya enggan mengangkat telepon dirinya. 

Itu terjadi ketika Ribka menghubungi Budiman setelah selesai melakukan pertemuan dengan Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. 

Ribka menyebut Budiman tak mengangkat teleponnya. Pesan singkat yang dikirimnya juga tak direspons Budiman.

"Dia ku telepon nggak mau ngangkat, ku WA dia nggak mau balas," kata Ribka saat ditemui di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2023).

Melihat sikap Budiman seperti itu, Ribka meyakini satu hal. Menurutnya, Budiman takut dirinya marah karena sudah menemui Prabowo.

"Artinya Budiman sendiri berpikiran kalau Mbak Ning pasti marah," terangnya.

Politisi PDIP Ribka Tjiptaning (sumber: Suara.com/Rakha)

Ribka menaruh perhatian khusus kepada Budiman karena keduanya sempat dekat ketika menjelang reformasi 1998.

"Karena aku sama budiman cukup dekat, dia sering tidur dirumah ku juga waktu tahun-tahun 96 waktu jaman perjuangan ‘Mbak aku tidur tempat Mbak Ning ya’," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ribka sempat menyebut kalau Budiman lupa minum obat karena bertemu Prabowo. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail maksud ucapannya tersebut.

Baca Juga: Membelah 3 Desa, Pandawa Water World Ikut Disita Kejaksaan Terkait Korupsi PT Asabri

"Ya, kalau buat aku, dia itu ah udah sakit jiwa atau salah minum obat," tuturnya.

Budiman Puji Prabowo

Budiman melakukan pertemuan dengan Prabowo di kediaman di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2023) malam. Usai melakukan pertemuan, Budiman menyebut kalau Prabowo dibutuhkan oleh bangsa Indonesia.

"Saya berharap Pak Prabowo sehat, teruskan tugas, tunaikan tugas dan saya ingin orang Indonesia layak untuk mendapatkan orang terbaik, salah satunya Pak Prabowo," kata Budiman.

Dalam kesempatan yang sama, Budiman menuturkan kalau maksud dirinya menemui Prabowo ialah untuk menyampaikan kalau Indonesia membutuhkan sosok yang dapat memancing persatuan. Terlebih saat ini masyarakat Indonesia dihadapkan dengan Pemilu 2024.

Kemudian, Budiman memandang dirinya memiliki cara pandang serupa dengan mantan Danjen Kopassus itu terkait kepemimpinan politik untuk mendorong bangsa bangkit di tengah gejolak dunia.

Load More