Secara khusus, Chief Executive Officer (CEO) KL City FC Stanley Bernard menceritakan kegagalannya untuk membujuk Pelatih asal Kroasia Bojan Hodak dari klub yang berlaga di Liga Malaysia tersebut.
Pasalnya, Bojan ternyata sudah bulat dengan tekadnya untuk berlabuh di Persib Bandung pada musim 2023/2024. Kepada Harimau Malaya, Stanley Bernard mengaku pernah dua kali berhasil membujuk Bojan Hodak untuk tetap bertahan di KL City FC.
"Dua kali sebelumnya, saya berhasil membujuk Bojan untuk tetap bersama KL, tapi kali ini tidak," katanya kepada Harimau Malaya.
Pertama, Bojan berhasil menerima tawaran Stanley usai bersama KL City menjuarai Piala Malaysia 2021. Kemudian yang kali kedua, pelatih berkepala plontos itu mau menerima tawaran bertahan di KL City FC setelah menjadi runner up di Piala AFC.
Namun, setelah tiga musim di Liga Super Malaysia akhirnya Hodak dan klubnya mengakhiri kesepakatan dan manajemen mengizinkan kepergian juru latih itu.
Menurut Stanley, keputusan besar Bojan Hodak berkonsekuensi bagi klubnya. Apalagi Bojan Hodak mewarisi klub itu berada di level atas. Ia melanjutkan, saat ini pihaknya tidak berkecil hati, sebab sudah ditunjuk pengganti Hodak, yakni Nenad Bacina.
Menurutnya dengan adanya penunjukan Nenad bakal tidak ada perubahan signifikan yang akan dilakukan karena diyakini bakal tetap melakukan hal yang sama seperti sebelumnya.
Stanley juga mengungkapkan, penunjukkan Nenad sebagai pelatih kepala yang baru berasal dari rekomendasi Hodak.
"Pelatihnya sendiri bernama Nenad, ada kesinambungan dan juga ideologi Nenad yang bekerja delapan tahun di bawah Bojan akan terus berlanjut."
Baca Juga: 3 Pemain Persib Bandung yang Siap Bersinar di Bawah Asuhan Bojan Hodak
Untuk diketahui, Bojan Hodak bakal menukangi Persib Bandung yang beberapa waktu lalu ditinggalkan Luis Milla. Pelatih berkebangsaan Spanyol yang pernah menjadi Pelatih Timnas Indonesia itu terpaksa hengkang lantaran ada persoalan keluarga yang dihadapinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!