Sempat viral sebuah video yang menunjukkan pelatih anyar Persib Bandung, Bojan Hodak marah-marah di ruang ganti pemain Kuala Lumpur City (KL City). Meski dikenal sebagai pelatih galak, penyerang Persib Bandung, Ezra Walian justru menilai Hodak sebagai pribadi yang lain.
Ezra mengaku kenal dengan Hodak karena sempat sama-sama berada di PSM Makassar pada Liga 1 2020. Hodak pernah menjadi pelatih PSM Makassar meski tidak lama karena Liga 1 yang mesti dihentikan gegara pandemi Covid-19.
Pemain berusia 25 tahun tersebut menyebut kalau Hodak merupakan pribadi yang baik.
"Coach Bojan orang baik. Aku tiga pertandingan di PSM sama coach Bojan. Tapi disayangkan covid datang dan musim kompetisi harus selesai," kata Ezra di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dikutip Kamis (27/7/2023).
Bukan hanya sebagai pribadi yang baik, Hodak dinilai Ezra juga menjadi pelatih yang bagus selama di PSM Makassar.
"Dia orang baik, coach yang bagus," ungkapnya.
Bojan Hodak Marah-marah
Video Bojan Hodak tersebar luas di media sosial Twitter. Video berdurasi 33 detik itu mempelihatkan aksi Hodak ketika berada di ruang ganti pemain Kuala Lumpur City (KL City).
Pria berkepala plontos itu terdengar tengah marah-marah dengan menggunakan Bahasa Inggris. Bukan hanya melalui kata-kata, emosi Hodak juga diluapkan dengan cara memukul papan tulis yang berada di dalam ruang ganti.
Baca Juga: Selalu Ada, Doddy Sudrajat Ungkap Hubungannya dengan Barbie Kumalasari: Kalau Emang Jodoh ya Gimana?
Setelah itu, Hodak juga membanting botol air mineral hingga terlempar ke dekat pemain yang sedang duduk di lantai.
Dari video terdengar, beberapa kata yang ke luar dari mulut Hodak disamarkan dengan suara sensor.
'Galak'nya Hodak malah disambut baik oleh para pendukung Persib Bandung, bobotoh. Mereka meyakini kalau keberadaan Hodak ke depannya akan mengubah sikap dari para pemain.
Namun, sembari meledek, para pendukung juga menilai kalau para pemain bakal 'malas' apabila mendapatkan pelatih yang tegas seperti Hodak.
"Lah nanti pundungan, terus semua main kek ogah-ogahan," kata pemilik akun Twitter @h*****.
"Yang gak kuat mending keluar dari sekarang," tutur @Anan******.
Berita Terkait
-
Persik Sudah Keluarkan Larangan, Bobotoh Diminta Tak Usah Maksa Nonton Persib Bandung ke Kediri
-
Resmi Jadi Pelatih, Target Bojan Hodak Di Persib Bandung Cuma Masuk 4 Besar
-
Persib Bandung Dilatih Bojan Hodak, Pemain yang Terbuang dari Timnas Indonesia Bakal Bersinar Lagi?
-
Prestasi Mentereng Bojan Hodak Sebelum Tukangi Persib, Sempat Patahkan Hegemoni JDT di Malaysia
-
Dikira Prank, Pemain KL City FC Nangis Ditinggal Bojan Hodak ke Persib
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Ahmad Luthfi Antarkan Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
-
5 Shio yang Sukes pada 5 Juni 2026, Rezeki dan Kabar Baik Datang Bersamaan
-
Layar HP Tidak Bergerak saat Disentuh? Begini 7 Cara Mengatasinya Tanpa Harus ke Servis Center
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik