Dengan terus majunya suatu daerah, berbanding juga dengan biaya hidup. Berbagai faktor mulai dari lapangan kerja hingga fasilitas umum di suatu daerah menjadikan biaya hidup menjadi mahal.
Jika Kota Jakarta jadi patokan dengan biaya hidup mahal. Kondisi tak jauh berbeda juga dialami daerah penyangga di sekitarnya.
Salah satunya adalah Bekasi, yang merupakan salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta yang masuk wilayah Jawa Barat.
Bekasi berjarak kurang lebih 132 kilometer dari Ibu Kota Jawa Barat, Bandung. Dengan hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari Jakarta, menjadikan banyak warga yang bekerja di Jakarta memilih tinggal di Bekasi.
Selain itu, Bekasi juga menjadi salah satu kota bisnis, menjadikan kota ini salah satu dari lima kota di Jawa Barat dengan biaya hidup termahal.
Melansir Suara.com, setidaknya ada lima kota di Jawa Barat yang memiliki biaya hidup termahal, angkanya bisa mencapai Rp2,5 juta per bulan.
Banyak kota di Jawa Barat, termasuk Bekasi yang memiliki upah minimum lebih besar dibanding provinsi lainnya. Adapun upah minimum tertinggi di Jawa Barat mencapai angka Rp 5 juta lebih.
Tingginya angka upah minimum ini tentu akan berpengaruh pada biaya hidup masyarakatnya per bulan. Berikut 5 kota di Jawa Barat yang memiliki biaya hidup termahal seperti dikutip Suara.com dari AyoBandung:
1. Bekasi
Baca Juga: Rambut Kering bikin Anda Kurang Pede? Coba Lakukan 5 Tips Berikut!
Kota Bekasi jadi kota yang memiliki biaya hidup termahal di Jawa Barat. Biaya hidup di Bekasi termasuk paling mahal bisa mencapai angka Rp 2.569.193 per bulan.
Saat ini kota Bekasi memang menjadi pilihan untuk banyak orang untuk bekerja ataupun mencari hunian.
2. Depok
Di bawah Bekasi ada Kota Depok. Selain viral dengan banyak kasus-kasus yang bikin netizen berkomentar, Depok ternyata memiliki biaya hidup termahal mencapai angka Rp 2.538.382 per bulan.
3. Bandung
Selanjutnya ada ibu kota Jawa Barat, Bandung. Kota kembang ini memiliki biaya hidup termahal bisa mencapai Rp 2.078.106 per bulannya.
Berita Terkait
-
Daftar Alumni Akademi Persib Bandung Justru Moncer Bersama Klub Lain, Siapa Saja?
-
Demokrat Duga Pencabutan Izin Kegiatan PKS Bareng Anies di Stadion Patriot Bekasi Bersifat Politis
-
Breaking News! Bekasi Darurat Begal: Niat Tolong Orang, Warga Jadi Korban Begal di Sukatani
-
Breaking News! Penari Bekasi Unjuk Kebolehan di Istana Negara pada HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2023
-
Breaking News! Terkuak Fakta Viral Ritual di Masjid Dekat Daarut Tauhid Kota Bandung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas