Media Malaysia, Makan Bola, telah menghitung peluang timnas Indonesia untuk melompat enam peringkat di ranking FIFA. Menurut media tersebut, Garuda memiliki potensi untuk memperkecil jarak dengan timnas Malaysia dan berpotensi menembus kelompok 140 dunia.
Timnas Indonesia mempunyai peluang besar untuk naik peringkat jika berhasil memenangkan dua laga melawan Brunei Darussalam di babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 12 dan 17 Oktober 2023.
Saat ini, timnas Indonesia harus memulai dari babak pertama karena berada di peringkat 28 di kawasan Asia.
Regulasi dari konfederasi sepak bola Asia menyatakan bahwa tim yang berada di peringkat 27 hingga 46 di kawasan Asia harus memulai kualifikasi dari babak pertama.
Makan Bola memprediksi bahwa Indonesia berpeluang untuk mendapatkan tambahan 18 poin jika berhasil memenangkan kedua laga melawan Brunei pada tanggal tersebut.
Dengan tambahan poin tersebut, Indonesia berpotensi mengumpulkan total 1065 poin dan melonjak enam peringkat ke posisi 144 dunia, tergantung dari hasil aksi timnas Lithuania dan St. Kitts and Nevis.
Media tersebut juga menyebutkan bahwa Indonesia berkesempatan untuk mengejar peringkat Malaysia yang saat ini menduduki posisi 135 dunia.
Saat ini, timnas Indonesia berada di peringkat 150 dunia dengan 1047,46 poin.
Potensi kenaikan peringkat ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan prestasinya di pentas internasional.
Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton Drakor My Lovely Liar, Cerita Memburu Kebohongan
Di sisi lain, timnas Malaysia tidak perlu melewati babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena berada di peringkat 24 di kawasan Asia.
Tim berjulukan Harimau Malaya tersebut langsung akan bermain di babak kedua yang akan digelar pada bulan November 2023.
Malaysia masuk Grup D bersama Oman, Kirgistan, dan pemenang laga antara Taiwan vs Timor Leste.
Tim Harimau Malaya akan memulai kualifikasi dengan melawan Kirgistan pada 16 November 2023 dan menghadapi pemenang antara Taiwan vs Timor Leste pada 21 November.
Selanjutnya, empat laga tersisa bagi Malaysia akan digelar pada Maret dan Juni 2024.
Timnas Malaysia memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya dan bersaing di kancah internasional dalam upaya meraih tiket menuju Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Lawan Timnas Malaysia Lebih Kuat dari Lawan Indonesia di FIFA Matchday September 2023, Siapa Mereka?
-
Media Internasional Yakin Shin Tae-yong Bawa Timnas Indonesia Berjaya di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Cek Narasinya
-
Jadwal Timnas Indonesia Sepanjang Agustus 2023: Piala AFF U-23 hingga Lawan Barcelona
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi
-
Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!
-
Mobil Sudah Berusia 10 Tahun? Segera Ganti 7 Komponen Ini Sebelum Terlambat
-
Pamer Rebus Mi di Kereta Pakai Panci Listrik, Penumpang Ini Langsung Ditegur Pihak KAI
-
Comeback Teater! Sooyoung Girls' Generation Bintangi The Merchant of Venice
-
Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis
-
Terpopuler: 5 HP All Rounder Terbaik di 2026 hingga HP POCO NFC Termurah
-
5 Sabun Mandi Batangan untuk Mencerahkan Kulit Tubuh yang Belang
-
Cara Cek Bansos April 2026 Online Pakai NIK KTP, Praktis Bisa Lewat HP
-
PTN Rakus Mencari Mahasiswa, PTS di Jogja Desak Pemerintah Revisi Sistem Penerimaan