PSSI telah menunjuk Direktur Teknik (Dirtek) PSSI baru asal Jerman Frank Wormuth. Selama empat bulan kontrak, Frank Wormuth bakal kolaborasi bareng Bima Sakti untuk tingkatkan kualitas Timnas Indonesia.
Pada hari ini, Selasa (1/8/2023) Frank Wormuth rupanya telah tiba di tanah air. Selama empat bulan ke depan, PSSI bakal menjajal Wormuth dalam beberapa ajang internasional yang akan dihadapi Timnas Indonesia.
Erick Thohir sendiri memiliki alasan dalam memilih Frank Wormuth sebagai Dirtek baru PSSI. Pelatih asal Jerman itu diketahui memiliki sepak terjang yang begitu mentereng di kancah sepakbola internasional.
Melansir dari beberapa sumber, terakhir Wormuth menjadi pelatih dua klub Liga Belanda Heracles Almelo dan FC Groningen.
Ia juga pernah menjadi pelatih Timnas Jerman U-20 selama enam tahun, dari tahun 2010-2016.
Sebelum berkarir menjadi manager tim sepakbola, Wormuth merupakan seorang pesepakbola yang berkarir dari tahun 1982.
Wormuth memulai karir kepelatihan di klub Turki Fenerbahce tahun 1998/1999, menjadi asisten Joachim Law.
Setelah debut menjadi asisten Joachim Law, Wormuth mulai menjadi pelatih klub kasta keempat Liga Jerman Regionalliga Sud, Pfullendorf, selama dua tahun.
Selain itu, Wormuth pernah menjadi instruktur di Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) pada tahun 2008. Dia bahkan sukses membawa Timnas Jerman U-20 di Piala Dunia Australia tahun 2015 silam.
Dalam kurun waktu dia berkarir, Wormuth telah melahirkan sejumlah pemain top asal Jerman yang sukses di laga internasional seperti Julian Brandt, Maxi Eggestein, John Brooks, Mark Uth, Karim Bellarabi, Christian Günter, Niklas Stark, Marvin Schwäbe, dan Julian Weigl.
Ketum PSSI, Erick Thohir, sendiri berharap Wormuth mampu membantu Bima Sakti meningkatkan strategi dan kualitas permainan Timnas Indonesia selama 4 bulan mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pakai Baju Adat Jawa ke Sekolah, Siswa SMAN 4 Yogyakarta Bangga Kenakan Gagrak
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
7 Kesalahan yang Bikin Kue Sagu Keju Hancur, Ini Cara Mengatasinya!
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel Mulai 'Cekik' Biaya Ekspor RI ke Timur Tengah
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Ordal PSSI Ungkap Alasan John Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Indonesia