Bima Sakti mengaku sampai dengan saat ini belum berkomunikasi dengan Frank Wormuth, direktur teknik PSSI baru.
Namun, legenda tim nasional Indonesia itu memastikan siap bekerja dengan sosok 62 tahun tersebut.
Bahkan, Bima Sakti sudah berkomunikasi dengan pelatih-pelatih kenamaan di Tanah Air.
Sebut saja Indra Sjafri, Shin Tae-yong, termasuk eks juru taktik Persib Bandung Luis Milla Aspas.
"Belum (komunikasi), tapi ya saya berterima kasih, kami bisa belajar lagi, kemudian saya diberi kesempatan luas untuk memilih siapa saja," jelas Bima Sakti.
"Saya ambil semua ilmu dari mereka, mana yang cocok termasuk dari coach STY, dari coach Indra, kemudian kemarin mohon maaf saya juga sempat ketemu coach Luis Milla, cuma memang saya gak posting di medsos," ucapnya.
"Saya sempat ketemu ya banyak masukan ke saya. Nanti ketemu dengan Frank yang baru, saya akan bicara banyak lagi, dan kalau memang pas saya akan terapkan di Timnas U-17," pungkasnya.
Sebelumnya, PSSI telah mengumumkan Frank Wormuth akan menjadi pendamping Timnas Indonesia U-17. Jika kinerjanya cocok, ia akan diangkat menjadi direktur teknik (dirtek) pengganti Indra Sjafri.
Frank Wormuth kini diminta mendampingi Timnas Indonesia U-17 selama empat bulan.
Ia diharapkan bisa beradaptasi dengan baik dan mengenal karakter pemain-pemain Indonesia.
Baca Juga: Inilah Pesawat Zenith 750 STOL Milik Kepala Basarnas yang Jadi Tersangka KPK, Harganya Rp 650 Juta!
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Karena Ini, Pengacara Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Tebang Pilih
-
Isuzu D-Max EV Meluncur Tanpa Mesin Diesel dengan Banderol Rp 800 Jutaan
-
Pemkab Aceh Barat Alokasikan Rp 1 Miliar Bangun Kembali Jalan Rusak
-
Jejak Yang Tertinggal: Sampah dan Harga Lingkungan dari Euforia Wisata
-
Setelah Meluncur di China, iQOO Z11 5G Bersiap Masuk ke Indonesia dan Malaysia
-
Miris, Pandawara Tunjukkan Banyak Amplop THR Bekas Ditemukan di Sungai
-
Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak
-
Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?