Apakah Supermoon berbeda dengan Bulan Purnama? Tentu saja kedua fenomena alam ini berbeda. Ketahui apa perbedaan antara Supermoon dan Bulan Purnama tersebut.
Fenomena Bulan merupakan salah satu keindahan langit yang selalu menarik perhatian manusia sejak zaman kuno.
Dua istilah yang sering digunakan dalam kaitannya dengan Bulan adalah "supermoon" dan "bulan purnama".
Namun, adakah perbedaan antara keduanya? Mari kita jelaskan perbedaan antara supermoon dan bulan purnama.
Bulan Purnama (Full Moon)
Bulan purnama adalah fase Bulan ketika seluruh permukaan Bulan yang menghadap ke Bumi terlihat sepenuhnya diterangi oleh sinar Matahari.
Saat ini, Bulan berada pada posisi yang berlawanan dengan Matahari di langit, sehingga sinar Matahari mengenai permukaan Bulan dengan sempurna, menyebabkan Bulan terlihat terang dan bulat penuh.
Bulan purnama adalah salah satu fase Bulan yang paling mudah dikenali, dan kejadian ini terjadi sekali dalam setiap siklus bulan, yaitu sekitar 29,5 hari.
Supermoon
Baca Juga: Penting, Ini Cara Mengecek IMEI di iPhone
Supermoon adalah istilah yang digunakan ketika Bulan purnama terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya. Fenomena ini terjadi ketika Bulan berada pada titik terdekat dengan Bumi dalam orbitnya, yang disebut "perigee".
Karena orbit Bulan berbentuk elips, jarak antara Bulan dan Bumi dapat bervariasi. Ketika Bulan berada di perigee, jaraknya menjadi lebih dekat dari biasanya, dan akibatnya, Bulan tampak lebih besar dan lebih terang.
Fenomena Supermoon biasanya terlihat sekitar 7% hingga 14% lebih besar dari ukuran Bulan purnama biasa.
Perbedaan antara Supermoon dan Bulan Purnama
Perbedaan utama antara supermoon dan bulan purnama adalah pada ukuran dan kecerahan Bulan yang terlihat di langit:
- Bulan Purnama: Bulan purnama adalah fase Bulan ketika seluruh permukaan Bulan yang menghadap ke Bumi terlihat sepenuhnya terang. Ukuran Bulan purnama ini tetap konstan dari satu bulan purnama ke bulan purnama berikutnya.
- Supermoon: Supermoon adalah istilah populer yang digunakan ketika Bulan purnama terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya karena berada pada titik terdekat dengan Bumi dalam orbitnya. Supermoon biasanya terjadi beberapa kali dalam setahun.
Walaupun istilah "supermoon" populer di kalangan masyarakat, perbedaan ukuran dan kecerahan Bulan antara supermoon dan bulan purnama biasa tidak terlalu mencolok bagi mata manusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
TPA Jatiwaringin Mauk Terbakar 15 Hektare, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
-
Lolos Dramatis, Norwegia Siap Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Semen Gresik Perkuat Budaya Anti Gratifikasi dan Penyuapan, Wujudkan Tata Kelola yang Berintegritas
-
Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition
-
Sentuhan Nautikal dan Anyaman Ringan Jadi Kunci Gaya Musim Panas Tahun Ini
-
BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat
-
Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian
-
Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI
-
Luka Parah hingga ke Kaki, Pemulihan Korban Penyekapan Taufik Hidayat Butuh Waktu Setahun
-
3 Sepatu Jalan Ortuseight yang Nyaman Dipakai Seharian, Ini Review Pembeli di Shopee