Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri mengungkapkan, Pelatih Shin Tae-yong sedang melakukan diskusi terkait pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-23. Pelatih asal Korea Selatan itu kemungkinan melobi supaya Macan Kemayoran mau melepas pemain.
Timnas Indonesia U-23 terdekat akan menghadapi Piala AFF U-23 2023 pada 17-26 Agustus mendatang. Rencananya, training camp (TC) akan dimulai pekan ini sebagai persiapan.
Tidak hanya Persija, Indra Sjafri menyebut Shin Tae-yong juga bicara dengan beberapa tim lain. Seperti diketahui, Piala AFF U-23 bukan agenda FIFA, sehingga tidak ada kewajiban bagi klub melepas pemainnya ke tim nasional.
Apalagi, Piala AFF U-23 termasuk juga nanti Asian Games hanya sasaran antara. Itu artinya tak ada target muluk-muluk yang dibebankan PSSI.
"Tadi kita (kemarin) sudah (berkomunikasi) dengan beberapa klub yang ada pemainnya (dipanggil ke tim nasional), termasuk khusus (bertemu) dengan Persija (untuk) berdiskusi," kata Indra Sjafri kepada awak media, sebagaimana dilansir Suara.com, Senin (7/8/2023).
"Kebetulan saya enggak hadir dan coba nanti saya konfirmasi dulu ke coach Shin (Tae-yong) hasil dari pertemuan itu," sambungnya.
Dilaporkan Shin Tae-yong akan memanggil tiga pemain Persija Jakarta. Dalam unggahan PSSI, yang kini diduga telah dihapus, pemain tersebut adalah Witan Sulaeman, Rizky Ridho, dan Muhammad Ferarri.
Rizky Ridho adalah pemain kunci Persija di lini belakang. Sedangkan Witan belakangan ini mulai dipercaya Pelatih Thomas Doll di posisi baru yaitu wing back.
Sementara Muhammad Ferarri kini sedang menempuh pendidikan kepolisian. Alhasil, ia tidak ada dalam tim Persija.
Baca Juga: Ulasan Buku 'Mendaki Tangga yang Salah', Buku Self-Help karya Eric Barker
Indra Sjafri menjelaskan PSSI ingin adanya solusi perihal masalah ini. Sehingga nantinya, klub atau tim nasional sama-sama tidak merasa dirugikan karena saat Piala AFF U-23 berjalan, BRI Liga 1 tidak libur.
"Jangan dibawa hanya misalnya kepentingan klub (atau) kepentingan internasional. Harus ada solusi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Lobi Persija Panggil Pemain Timnas Indonesia U-23, Bakal Ribut Lagi dengan Thomas Doll?
-
Waspada Timnas Indonesia U-23, Philippe Troussier Ikut Campur Persiapan Vietnam Jelang Piala AFF U-23 2023
-
Shin Tae-yong Senyum! PSSI Buka Peluang Tambah Naturalisasi di Timnas Indonesia
-
Jadi Rival Timnas Indonesia U-23, Malaysia Tak Panggil 2 Pemain Abroad Eropa untuk Piala AFF U-23 2023
-
Shin Tae-yong Mau Ivar Jenner dan Rafael Struick Main di Timnas U-23, PSSI Layangkan Surat ke Klub
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien