Nama Junior Eldstal menjadi salah satu jaminan tangguhnya lini belakang klub Dewa United FC yang kini berlaga di Liga 1 Indonesia musim ini.
Pemain andalan Timnas Malaysia di lini belakang ini sebelumnya pernah malang melintang di Liga Super Malaysia. Bersama klub raksasa negeri jiran, Johor Darul Ta'zim (JDT), Junior pernah mengarungi Liga Super dalam beberapa waktu.
Namun, ia pun harus rela angkat kaki karena persaingan memerbutkan tempat di tim utama itu. Selain Liga Malaysia, pemain kelahiran Kinibalu 32 tahun silam ini juga pernah mencicipi Liga Thailand meski berstatus pinjaman di Chonburi FC dan PT Prachuap selama satu musim.
Dalam satu kesempatan, Junior pun memutuskan untuk berlabuh bersama Dewa United. Meski baru pertama bermain di Liga Indonesia, Junior mengakui jika kualitas Liga Indonesia tergolong baik, terutama klubnya.
"Banyak kualitas yang saya lihat dari para pelatih dan pemain Dewa United. Saya suka suasana ini," katanya seperti dikutip Makan Bola.
Ia pun mengemukakan, Liga Indonesia merupakan liga terbaik.
"Indonesia sekarang adalah yang terbaik, liga terbaik. Banyak tim yang bisa menang dan banyak juga yang bisa tersingkir," jelasnya.
Persaingan ketat masing-masing tim menjadi faktor terbesar pemain kelahiran Kota Kinabalu ini kembali merebut tempat di timnas.
Profil Junior Eldstal
Sosok dengan nama lengkap Junior Gunnar Putera Eldstål ini merupakan pemain kelahiran Kota Kinabalu, Malaysia, pada 16 September 1991.
Meski lahir di Malaysia, Eldstal punya darah keturunan Inggris dan Swedia dari kedua orangtuanya. Oleh karena itu ia bisa bermain untuk Timnas Malaysia. Namun pada perjalannya, Eldstal pindah ke Eropa untuk mengejar mimpi sepakbolanya. Ia pernah bergabung dengan beberapa akademi sepak bola di Inggris.
Karier sepakbolanya kemudian dimulai pada 2012 dengan membela klub kasta bawah Inggris, Slimbridge. Setelah satu tahun, ia pulang ke Malaysia untuk membela Sarawak United.
Tampil apik selama dua musim, Eldstal kemudian diboyong oleh Johor Darul Takzim pada 2015. Total ia menghabiskan tiga musim di sana sebelum kembali ke Inggris untuk membela Metropolitan Police FC.
Namun minimnya kesempatan bermain membuat Junior Eldstal merantau ke Thailand dengan membela Chonburi FC pada musim 2021/22.
Sukses di Chonburi, Eldstal pulang ke Johor Darul Takzim. Namun ia dipinjamkan ke beberapa klub seperti JDT II hingga PT Prachuap.
Sementara kariernya di tim nasional Malaysia dimulai dengan membela Malaysia U-23 hingga melakoni debut di tim senior Malaysia pada 2014. Kini, Eldstal mengantongi 17 caps buat Harimau Malaya.
Dari raihan trofi, Junior Eldstal terbilang sukses karena sudah mengoleksi gelar Liga Super Malaysia (tier 1), Liga Premier malaysia (Tier 2), Piala FA Malaysia, Piala Malaysia, hingga Piala AFC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia