Kiper dan kapten Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, mendapat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
PSSI mengkonfirmasi bahwa Andritany terbukti melakukan tindakan indisipliner saat Persija menjamu Borneo FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 9 Agustus lalu.
Andritany disebut telah menendang pemain Borneo FC. Meski saat pertandingan tindakan ini tak terdeteksi, PSSI menjatuhi hukuman setelah melakukan investigasi.
Sebagai akibat dari pelanggaran ini, Andritany dikenakan sanksi larangan bermain selama satu pertandingan dan denda sejumlah Rp10 juta.
Keputusan ini berlaku sejak tanggal diterbitkan dan berlaku pada pertandingan selanjutnya. Oleh karena itu, Andritany Ardhiyasa tidak bisa bermain dalam pertandingan saat Persija Jakarta menjamu Madura United pada tanggal 13 Agustus 2023.
Kehilangan Andritany jelas sangat merugikan bagi Persija mengingat baik Macan Kemayoran maupun Madura United tengah bersaing menguasai puncak klasemen.
Persija saat ini ada di posisi keempat klasemen sementara BRI Liga 1. Kemudian Madura United di peringkat dua dengan 13 poin.
Namun, masih belum ada keterangan dari manajemen Persija. Jika benar, ini menjadi kesempatan pelapis Andritany unjuk kebolehan.
Selain Andritany, Komdis juga menjatuhi sanksi kepada tiga pemain Persib Bandung yaitu I Putu Gede, Ciro Alves, dan Marc Klok. Putu Gede dihukum larangan empat pertandingan dan denda Rp75 juta karena.
Ciro tak boleh tampil dalam dua laga plus denda Rp75 juta karena acungkan jari tengah ke penonton. Hukuman sama juga untuk Klok, namun ini karena melempar botol minum ke penonton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus