Istri Ketua Umum partai Demokrat, Annisa Pohan turut menyoroti krisis polusi udara di Jakarta. Dia menyebut berdasarkan pemberitaan salah satu kontribusi yang menyebabkan kualitas udara Jakarta makin buruk adalah PLTU berbasis batubara.
Dalam kutipan berita yang diambil Annisa Pohan, tertera pula kalimat, "Mengapa pemerintah dinilai tidak berani perketat aturan?".
Di slide lain, diberikan contoh PLTU Batubara Lontar di Tangerang, Banten. Seorang warga merasakan langsung dampak polusi yang terjadi di dekat PLTU tersebut.
Dilansir dari Suara.com, Annisa Pohan lantas menyoroti apa yang seharusnya bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan. Mencari akar permasalahan dan menemukan solusi jangka pendek lebih dulu, baru mengarah ke yang lebih luas lagi dampaknya.
"Karena saat ini sudah banyak yang sakit ISPA parah, khususnya anak-anak," kata Annisa Pohan dalam postingan di Instagram, Senin (14/8/2023).
Istri Agus Harimurti Yudhoyono ini menambahkan, "Jangan lupa selain masalah hari ini yang harus segera, polusi ini dalam jangka panjang bisa menyebabkan penyakit parah."
Di akhir postingan, perempuan yang juga dipanggil Annisa Yudhoyono tersebut berharap, pemerintah segera menemukan solusi atas permasalahan polusi ini.
"Jadi untuk yang kesal kepada saya, saya hanya dalam kebingungan dan ingin bantu mengangkat berita. Bukan mengkritik, tapi berharap yang membuat kebijakan dapat mencari solusi yang signifikan," ucapnya mengakhiri.
Tulisan Annisa Pohan justru menjadi bumerang. Segelintir orang menyoroti, adanya PLTU batubara di daerah tersebut, diresmikan Susilo Bambang Yudhoyono saat menjadi presiden.
Baca Juga: Media Vietnam Soroti Ancaman yang Disampaikan Shin Tae-yong Jelang Piala AFF U-23 2023
"Coba googling mbak, PLTU Lontar itu nyang meresmikan mertua sampean, Bapaknya AHY, Pak SBY bulan Desember 2011," kata @eba*****.
"Coba gih tanya dan minta tanggung jawab ke Pak SBY. Kenapa dulu diresmikan dan sekarang sampean bilang jadi penyebab polusi," imbuhnya.
Si warganet juga mencurigai apa yang ditulis Annisa Pohan hanya mau menjatuhkan pemerintah. Sebab seperti diketahui, sang suami, Agus Yudhoyono akan maju sebagai calon wakil presiden dalam Pemilu 2024.
"Maksud hati menjelekkan pemerintah sekarang, malah malu sendiri karena ternyata SBY yg meresmikan di Desember 2011," kata ba*****.
"Ada-ada aja politik," sahut @afi*****.
Annisa Pohan tidak tinggal diam. Saat pendapatnya dianggap berujung pada politik, ia pun menjawab, "Karena saya oposisi, setiap menyampaikan kebenaran, dibilang politik."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
6 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan yang Awet untuk Jangka Panjang, Performa Stabil
-
Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres
-
IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman
-
Tayang Juli, Anime Tomb Raider King Rilis Visual Utama dan Trailer Karakter
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!
-
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Ini 5 Zodiak Paling Moncer, Ketiban Rezeki Nomplok
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia